Menu

Mode Gelap

Ternate · 19 Agu 2025 18:08 WIT ·

Rinto Taib, Sekretaris Dinas Kebudayaan Ternate dengan Visi Besar Majukan Kota Rempah


 Rinto Taib, Sekretaris Dinas Kebudayaan Ternate dengan Visi Besar Majukan Kota Rempah Perbesar

Ternate, SerambiTimur – Sosok Rinto Taib, S.Sos., M.Si, saat ini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Kebudayaan Kota Ternate. Perjalanan panjangnya di dunia pendidikan, birokrasi, hingga organisasi kebudayaan membuatnya dikenal sebagai figur yang konsisten mendorong pemajuan budaya Ternate.

Rinto mengawali pendidikan di SD Negeri Balitata, Halmahera Selatan (1990), lalu melanjutkan ke SMP Negeri 2 Ternate (1993), SMA Negeri 4 Ternate (1996), hingga meraih gelar S1 Sosiologi di Unsrat Manado dan S2 Sosiologi Pedesaan IPB Bogor (2010).

Sebelum masuk birokrasi, ia aktif sebagai dosen Universitas Muhammadiyah Maluku Utara sejak 2001 dan giat di LSM advokasi masyarakat adat melalui LEPPSEK Malut.

Kariernya di pemerintahan dimulai 2003 di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Malut, kemudian pindah ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Ternate. Ia pernah menduduki sejumlah posisi strategis, mulai dari Kepala Seksi Sejarah, Kepala UPTD Cagar Budaya, Kepala Bidang Ekonomi Kreatif, hingga Plt Kadis Kebudayaan. Sejak 2021, ia dipercaya menjadi Sekretaris Dinas Kebudayaan Kota Ternate.

Menurutnya, tantangan terbesar dalam memajukan kebudayaan saat ini adalah menghadapi era transformasi digital dan pengaruh kecerdasan buatan (AI). “Kadang budaya dipandang sebatas romantisme masa lalu, padahal sejatinya adalah modal membangun bangsa,” tegasnya, Selasa (19/8/2025).

Rinto memiliki visi besar sejalan dengan program Ternate Andalan Jilid II, antara lain menjadikan Ternate sebagai ibu kota kebudayaan Indonesia, memajukan budaya sebagai investasi, memperluas diplomasi budaya global, dan memperkuat peran kesultanan serta masyarakat adat.

Selain birokrasi, Rinto juga aktif di dunia akademik, organisasi, hingga penelitian nasional. Ia tercatat sebagai dosen di UMMU dan IAIN Ternate, Ketua Dewan Pakar Kesultanan Ternate, Ketua Lembaga Kebudayaan Moloku Kie Raha, hingga peneliti di LIPI dan IPB.

Dengan segudang pengalaman itu, Rinto menegaskan komitmennya: “Kebudayaan Ternate harus dipandang bukan hanya warisan, tapi sebagai kekuatan membangun masa depan.”

Artikel ini telah dibaca 65 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menjelang Rakernas JKPI, Sekda Ternate Ingatkan ASN: Disiplin adalah Wajah Pelayanan Publik

24 Juni 2026 - 20:13 WIT

Di Bela Hotel Ternate: Gubernur Sherly Tekankan Data Akurat Kunci Kebijakan, Ajak Masyarakat Dukung Sensus Ekonomi 2026  

20 Juni 2026 - 13:56 WIT

Di Balik Angka Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara: Infrastruktur dan SDM Jadi Kunci Pemerataan Manfaat Pembangunan

17 Juni 2026 - 22:37 WIT

Muhammad Sinen: Dugaan Aset Tak Dilapor Hanya Kabar Bohong

15 Juni 2026 - 13:07 WIT

Dari Rakyat, Untuk Rakyat: Jejak Pengabdian Muhammad Sinen yang Tak Pernah Berubah

15 Juni 2026 - 07:20 WIT

Di Peresmian Gedung Baru Kemenkumham: Gubernur Sherly Usul Produk Hukum Khusus Tanah Adat Maluku Utara  

12 Juni 2026 - 23:44 WIT

Trending di Daerah