Ternate, SerambiTimur – Pemerintah Kota Ternate, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), mengalokasikan anggaran sebesar Rp 25 miliar untuk pembangunan infrastruktur di tiga kecamatan terluar, yaitu Batang Dua, Hiri, dan Moti. Anggaran tersebut tercantum dalam Kebijakan Umum Anggaran serta Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD tahun 2025.
Kepala Dinas PUPR Kota Ternate, Rus’an M. Nur Taib, menjelaskan bahwa anggaran ini akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur dasar, seperti jalan dan air minum, di ketiga kecamatan tersebut. “Untuk prioritas, pembangunan jalan akan dilakukan di dua lokasi, yaitu Batang Dua dan Moti. Di Moti, kami fokus pada peningkatan jalan, sementara di Batang Dua akan dibangun jalan baru, namun aksesnya ke jalan perkebunan,” ujar Rus’an usai mengikuti upacara pengibaran bendera, Sabtu (17/8).
Selain itu, Rus’an menambahkan bahwa akan ada proyek-proyek kecil lainnya di Batang Dua, seperti pembangunan talud, karena kawasan tersebut rawan bencana. “Di Moti, anggaran prioritas untuk pembangunan jalan sekitar Rp 15 miliar, sedangkan untuk Batang Dua dan Hiri anggarannya masih dalam pembahasan dan belum ada angka final,” jelasnya.
Rus’an juga menyebutkan bahwa alokasi anggaran sebesar Rp 25 miliar ini masih dalam tahap pembahasan di DPRD dan belum final. “Angka tersebut belum fix karena masih dibahas di DPRD,” pungkasnya.



















Tinggalkan Balasan