SOFIFI, SerambiTimur — Aksi tuntutan percepatan pembentukan Kota Sofifi kembali terjadi, Senin (28/7). Ratusan massa dari Majelis Rakyat Kota Sofifi (Markas) memadati depan kantor DPRD Maluku Utara sejak pagi, menuntut Sofifi segera ditetapkan sebagai daerah otonomi baru.
Menariknya, di tengah aksi, Gubernur Maluku Utara Sherly Laos dan Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda turun langsung menemui massa. Keduanya baru selesai mengikuti rapat paripurna penyampaian Ranperda RPJMD di gedung DPRD.
Rifqinizamy lebih dulu berdialog dengan massa dan menjamin bahwa aspirasi mereka akan dikawal hingga ke pusat.
“Aspirasi ini kami catat dan akan dibahas di parlemen. Kami memahami keresahan masyarakat Sofifi,” kata Rifqinizamy.
Sementara Gubernur Sherly Laos yang datang tak lama setelahnya meminta masyarakat bersabar. Ia juga menyatakan keseriusan mendukung pembangunan Sofifi.
“Saya akan berusaha maksimal menggali berbagai sumber demi mendorong kemajuan Sofifi. Ini wajah ibu kota provinsi, jadi harus mencerminkan kemajuan,” ujarnya.
Gubernur juga mengingatkan agar aksi dilakukan secara tertib dan damai.
“Torang ini semua basudara. Jangan baku lai. Bicara itu mari baik-baik, jangan saling lempar,” pesannya kepada massa.














Tinggalkan Balasan