Sofifi, SerambiTimur– Sebuah momentum bersejarah tercipta di tanah Maluku Utara. Peletakan batu pertama pembangunan Kantor Pusat Dakwah Hidayatullah Provinsi Maluku Utara dilakukan dengan penuh khidmat oleh Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Maluku Utara, Abubakar Abdullah. Acara ini menjadi penanda dimulainya babak baru dalam gerakan dakwah dan pendidikan di kawasan ini.
Dihadiri oleh perwakilan Kementerian Agama, Camat Oba Utara, Ketua MUI Oba Utara, hingga ratusan santri dan santriwati, acara ini berlangsung meriah. Di tengah suasana penuh harapan, Abubakar Abdullah menegaskan kontribusi besar Hidayatullah bagi pembangunan keumatan di Maluku Utara.
“Hidayatullah bukan sekadar organisasi, melainkan gerakan kebaikan yang nyata. Kehadirannya memberikan dampak signifikan dalam membangun kualitas pendidikan dan dakwah masyarakat,” ujar Abubakar.
Menjawab Tantangan Zaman
Dalam sambutannya, Abubakar menyoroti tantangan besar yang dihadapi umat Islam di era modernisasi dan perkembangan teknologi. Ia menggarisbawahi pentingnya mempertahankan nilai-nilai keagamaan di tengah arus globalisasi.
“Tantangan terbesar kita adalah menjaga generasi muda tetap berakar pada nilai-nilai religiusitas meski kemajuan teknologi terus mengubah pola hidup mereka. Saya optimis, dengan berdirinya kantor ini, Hidayatullah dapat menghadirkan solusi nyata untuk menjawab tantangan tersebut,” tambahnya penuh semangat.
Visi Besar untuk Peradaban Islam
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Hidayatullah, Dudung A. Abdullah, memaparkan visi besar Hidayatullah: membangun peradaban Islam berbasis prinsip moderasi (Al Wasathiyah).
“Kami hadir di 38 provinsi dengan 10 perguruan tinggi, 316 sekolah, dan 2.598 titik dakwah di seluruh Indonesia. Visi kami adalah memperkuat persatuan umat sebagai elemen penting dalam membangun bangsa yang berkeadaban,” jelas Dudung.
Dudung menambahkan, pembangunan kantor pusat dakwah di Sofifi ini adalah langkah strategis untuk memperluas misi pendidikan dan dakwah Hidayatullah. Ia berharap keberadaan kantor ini dapat melahirkan program-program unggulan yang mampu mencetak generasi emas untuk Maluku Utara dan Indonesia.
Sinergi Hidayatullah dan Pemerintah
Abubakar Abdullah menegaskan pentingnya kolaborasi antara Hidayatullah dan pemerintah dalam mengembangkan pendidikan dan dakwah sebagai pilar pembangunan bangsa.
“Kita semua berharap kantor ini menjadi pusat lahirnya generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual tetapi juga kokoh secara spiritual. Ini adalah wujud nyata komitmen bersama antara Hidayatullah dan pemerintah dalam membangun masa depan bangsa,” tegasnya.
Babak Baru Gerakan Dakwah
Prosesi peletakan batu pertama menjadi puncak acara, diiringi doa dan harapan besar. Kehadiran kantor pusat ini di Sofifi bukan sekadar simbol fisik, tetapi juga semangat baru dalam memperkuat peran Hidayatullah di Maluku Utara. Lebih dari itu, kantor ini diharapkan menjadi inspirasi bagi gerakan dakwah di seluruh Indonesia.
Dengan optimisme yang membara, pembangunan Kantor Pusat Dakwah Hidayatullah Maluku Utara menandai sebuah langkah maju dalam perjuangan membangun peradaban Islam yang unggul dan berkeadaban.














Tinggalkan Balasan