Menu

Mode Gelap

Buah Pikir · 12 Jan 2025 09:24 WIT ·

Media Sosial: Ruang Kreatif atau Sumber Konflik?


 Foto (tim media) Perbesar

Foto (tim media)

Pemuda Maluku Utara Didorong Cerdas Bermedia Sosial

Sabtu (11/1/2025) malam, The Cogan Cafe di Skep Pohon Amo, Kelurahan Makassar Barat, dipenuhi energi diskusi para pemuda. KNPI Provinsi Maluku Utara bersama jurnalis setempat menggelar diskusi bertajuk Pemuda Cerdas dalam Bermedia Sosial. Acara ini menghadirkan tiga pemateri terkemuka: CEO Halmaherapost.com Firjal Usdek, Founder Halmaheranesia Rajif Duchlun, dan konten kreator asal Tidore Kepulauan, Jeje Kalaodi.

Diskusi berlangsung santai namun sarat makna. Dipandu MC Aiinizza dan dimeriahkan penampilan komedian Tete Ko serta akustik Djuan, peserta dari kalangan wartawan, OKP, pengurus KNPI Malut, KNPI Ternate, hingga tamu undangan lainnya tampak antusias.

Bijak Bermedia Sosial
Rajif Duchlun membuka diskusi dengan penekanan pada verifikasi informasi. Ia mengingatkan, “Setiap informasi harus dicek kebenarannya sebelum diteruskan ke masyarakat. Jangan sampai kita menjadi penyebar misinformasi.”

Konten kreator Jeje Kalaodi menyoroti pentingnya kehati-hatian. “Di era digital, kita harus bijak memilih konten. Saya pribadi lebih memilih mempromosikan kearifan lokal dan hal-hal positif,” ujar Jeje, yang kerap mengangkat budaya Tidore dalam karyanya.

Firjal Usdek menambahkan perspektif luas soal media sosial. Menurutnya, platform ini adalah pedang bermata dua. “Dampak positifnya luar biasa, seperti membuka ruang ekonomi kreatif. Tapi, ada sisi gelapnya juga. Konten provokatif atau bermuatan SARA bisa memicu konflik,” jelasnya.

Sebagai penutup, Firjal mengingatkan pentingnya menyaring informasi sebelum membagikannya. “Jangan asal klik ‘share’. Apa yang kita sebar punya konsekuensi.”

Diskusi Interaktif dan Apresiasi
Sesi tanya jawab menjadi penutup diskusi yang hangat. Ketua Bidang Komunikasi KNPI Malut, Yunita Kadir, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemateri dan peserta. “Terima kasih telah berkontribusi dalam membangun kesadaran bermedia sosial yang cerdas,” katanya.

Acara ini menjadi momentum penting untuk mengingatkan generasi muda Maluku Utara bahwa media sosial bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga tanggung jawab.

Artikel ini telah dibaca 56 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkot Ternate Matangkan RKPD 2027, Empat OPD Jadi Prioritas Pembenahan Kota dan Peningkatan PAD

29 Juni 2026 - 21:25 WIT

Menjelang Rakernas JKPI, Sekda Ternate Ingatkan ASN: Disiplin adalah Wajah Pelayanan Publik

24 Juni 2026 - 20:13 WIT

Di Bela Hotel Ternate: Gubernur Sherly Tekankan Data Akurat Kunci Kebijakan, Ajak Masyarakat Dukung Sensus Ekonomi 2026  

20 Juni 2026 - 13:56 WIT

Di Balik Angka Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara: Infrastruktur dan SDM Jadi Kunci Pemerataan Manfaat Pembangunan

17 Juni 2026 - 22:37 WIT

Muhammad Sinen: Dugaan Aset Tak Dilapor Hanya Kabar Bohong

15 Juni 2026 - 13:07 WIT

Dari Rakyat, Untuk Rakyat: Jejak Pengabdian Muhammad Sinen yang Tak Pernah Berubah

15 Juni 2026 - 07:20 WIT

Trending di Ternate