Menu

Mode Gelap

Ternate · 20 Sep 2024 11:06 WIT ·

Samsudin Tuduh Lurah dan Dinas Perkim Ternate Manipulasi Data Korban Banjir


 Samsudin Tuduh Lurah dan Dinas Perkim Ternate Manipulasi Data Korban Banjir Perbesar

Ternate, SerambiTimur — Koordinator Keluarga Korban Banjir Rua, Samsudin Senen SE, MSi, menuding Pemerintah Kota Ternate melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkim) berkonspirasi dengan Kepala Kelurahan Rua dalam memanipulasi data korban banjir. Samsudin menyebutkan, dalam Surat Keputusan (SK) yang diterbitkan Wali Kota Ternate, banyak warga yang tidak terdampak banjir justru terakomodir, termasuk rumah yang tidak mengalami kerusakan, bahkan ada satu rumah yang tercatat tiga Kepala Keluarga (KK) dalam data relokasi.

“Nama-nama dalam SK Wali Kota tersebut mayoritas tidak terdampak, sementara korban sebenarnya tidak diakomodir. Rumah Kepala Kelurahan Rua juga masuk dalam SK dan dinyatakan rusak ringan, padahal tidak terdampak sama sekali,” kata Samsudin.

Samsudin menegaskan bahwa keluarga korban banjir yang kehilangan rumah, kerabat, dan harta benda menolak keputusan relokasi yang dianggap tidak tepat sasaran. Mereka meminta agar rumah-rumah korban yang rusak direhabilitasi, bukan direlokasi.

Ia juga mengancam akan menutup jalur air yang dibuka oleh pemerintah di atas lahan bersertifikat milik korban, karena Pemkot Ternate tidak mengakomodir tuntutan mereka. “Jika data ini tidak diperbaiki, kami akan menutup jalur air dan biarkan mereka membuka jalur baru melalui rumah-rumah yang tidak rusak tapi masuk relokasi akibat konspirasi lurah dan Dinas Perkim,” ujarnya.

Samsudin telah melaporkan masalah ini kepada Irene Roba, yang mendampingi menteri saat mengunjungi lokasi, dan menegaskan bahwa jika permintaan korban tidak dipenuhi, mereka akan menuduh pemerintah telah membohongi korban sebenarnya.

“Kami sangat kecewa, bencana ini dijadikan proyek tanpa memikirkan rasa kemanusiaan. Bantuan seharusnya diberikan kepada yang berhak, bukan kepada orang yang tidak terdampak namun menikmati penderitaan korban,” pungkasnya.

Samsudin meminta agar Wali Kota Ternate segera turun tangan untuk menindaklanjuti masalah ini dengan bijak, demi keadilan bagi korban sebenarnya.

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Menjelang Rakernas JKPI, Sekda Ternate Ingatkan ASN: Disiplin adalah Wajah Pelayanan Publik

24 Juni 2026 - 20:13 WIT

Di Bela Hotel Ternate: Gubernur Sherly Tekankan Data Akurat Kunci Kebijakan, Ajak Masyarakat Dukung Sensus Ekonomi 2026  

20 Juni 2026 - 13:56 WIT

Di Balik Angka Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara: Infrastruktur dan SDM Jadi Kunci Pemerataan Manfaat Pembangunan

17 Juni 2026 - 22:37 WIT

Muhammad Sinen: Dugaan Aset Tak Dilapor Hanya Kabar Bohong

15 Juni 2026 - 13:07 WIT

Dari Rakyat, Untuk Rakyat: Jejak Pengabdian Muhammad Sinen yang Tak Pernah Berubah

15 Juni 2026 - 07:20 WIT

Di Peresmian Gedung Baru Kemenkumham: Gubernur Sherly Usul Produk Hukum Khusus Tanah Adat Maluku Utara  

12 Juni 2026 - 23:44 WIT

Trending di Daerah