Serambitimur Halsel, – Masih ditokohkan masyarakat, Bahrain Kasuba pada tiga pekan terakhir pasca IdulFitri 1445 H, tercatat sudah hampir separuh dari 30 kecamatan di Halmahera Selatan dikunjungi.
Padahal, Bahrain Kasuba saat ini tengah disibukkan dengan pengambilan dan pendaftaran pada sejumlah partai politik jelang pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah serentak 27 November mendatang.
Mantan bupati 2014-2019, memantapkan niatnya untuk merebut kembali harapan dan keinginan masyarakat Halmahera Selatan menuju kursi kepala daerah pada periode 2025-2030 nanti.
Didampingi fungsionaris Sahabat Bahrain Kasuba (SBK), Bahrain memenuhi undangan masyarakat, di antaranya Desa Gandasuli, Kecamatan Bacan Selatan dalam acara “Pajoge” yang menjadi adat Budaya Suku Buton.
Kemudian Desa Wayaua, Kecamatan Bacan Timur Selatan, Desa Indomut, Kecamatan Bacan, Desa Tapa, Kecamatan Obi Timur dan terakhir Desa Hatejawa, Kecamatan Kayoa Barat.
Kehadiran Bahrain Kasuba ke Desa Hatejawa tak lain menghadiri undangan dalam rangka pemancangan tiang alif Masjid Nurul Iman.
Dikesempatan itu, Bahrain mengatakan, pemancangan tiang alif merupakan sebuah proses sakral bagi umat Islam. Selain itu juga menjadi sebuah simbol dalam penegakan ajaran islam serta sebagai satu kekuatan dari Allah SWT.
“Tiang Alif merupakan sebuah simbol dalam penegakan ajaran Islam, tentu memiliki ritual keagamaan yang cukup memakan waktu, dan alhamdullilah atas izin Allah hari sudah bisa terpasang,” ungkap Bahrain.
Sementara, Darno Soleman kepada sejumlah awak media mengaku sumber anggaran pembangunan Masjid Nurul Iman saat ini melalui swadaya masyarakat namun.
Dengan keterbatasan ekonomi masyarakat Hatejawa, pembangunan masjid juga sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah daerah maupun para dermawan yang mau menyumbangkan sedikit hartanya.
“Mesjid ini pada tahun 2020 lalu, mendapat bantuan dari Dinas Perkim Maluku Utara melalui proyek tender dengan nilai kurang lebih 1,2 Milyar Rupiah namun, masih belum selesai semuanya, saat ini bisa dilihat kondisi mesjid masih ditargetkan sekitar 70 persen,” ujar Ketua Panitia Masjid Nurul Iman.
Masih dikesempatan yang sama usai pemancangan Tiang Alif, panitia melakukan sejumlah rangkaian lelang bingkisan dalam bentuk kue tradisional.
Dari hasil pelelangan tersebut anggarannya digunakan nanti untuk pembangunan Masjid Nurul Iman.
Pelelangan pun dimulai dari Anggota DPRD Halsel terpilih yakni, Tamrin H, Hasyim dan Irawan Adam yang juga putra asli Desa Hatejawa serta putra Desa Loleojaya sebesar Rp10 juta.
Selanjutnya, 14 kepala desa yang terdiri Kades di Kecamatan Kayoa Barat, Kasiruta Barat, Mandioli Selatan dan Botang Lomang yang dipatok seharga Rp1 juta untuk satu bingkisan kue.
Sementara, Bahrain Kasuba istri Nurlaila Muhammad sebesar Rp15 juta ditambah bantuan berupa 100 sak semen, ditutup dengan tim fungsionaris Sahabat BK dan sejumlah wartawan yang hadir masing-masing Rp1 juta.
Usai pemancangan tiang alif di desa tersebut, Bahrain yang didampingi doktor Syahril Muhammad M. Hum melakukan silaturahmi ke kediaman Jamaah Calon Haji di Desa Busua. Selanjutnya sholat Jum’at di Desa Loleojaya, Kecamatan Kasiruta Timur.



















Tinggalkan Balasan