SOFIFI, SerambiTimur — Forum Pemuda dan Mahasiswa Peduli Demokrasi Maluku Utara menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Malut, Kamis (12/9/2025). Mereka menuntut transparansi anggaran, evaluasi tunjangan anggota dewan, serta perbaikan kinerja pimpinan OPD.
Koordinator aksi, Yusril J. Todoku, menilai DPRD gagal memaksimalkan fungsi pengawasan. “Penggunaan anggaran daerah dan dana bagi hasil harus dibuka transparan. Sementara tunjangan dewan perlu dievaluasi agar sesuai dengan kerja nyata di lapangan,” ujarnya.
Selain menyoroti DPRD, massa juga meminta Gubernur Malut segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pimpinan OPD yang dianggap belum bekerja optimal.
Aksi berlangsung tertib dengan penjagaan aparat kepolisian. Para demonstran menyampaikan tuntutan lewat orasi, spanduk, dan poster di depan pintu gerbang DPRD.














Tinggalkan Balasan