TERNATE, SerambiTimur — Komisi III DPRD Kota Ternate menemukan masalah serius dalam pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di sejumlah fasilitas kesehatan. Hasil reses mengungkap, IPAL di Puskesmas Kota dan Puskesmas Kalumata tidak berfungsi optimal, sehingga menimbulkan penumpukan limbah medis.
Ketua Komisi III DPRD Kota Ternate, M. Syaiful, menegaskan persoalan ini berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan dan meningkatkan risiko penyebaran penyakit.
“Dalam waktu dekat kami akan memanggil Dinas Kesehatan dan DLH untuk dimintai penjelasan serta langkah tindak lanjut. Ini masalah serius yang tidak bisa ditunda,” ujarnya, Kamis (11/9/2025).
Selain IPAL yang tidak berfungsi, DPRD juga mendapati limbah medis dibuang tidak sesuai prosedur dan menumpuk di beberapa faskes. Kondisi itu kian parah setelah insinerator milik Pemkot ditutup sementara karena belum berizin operasional.
Syaiful menegaskan, DPRD mendesak pemerintah kota segera mengambil langkah cepat agar pengelolaan limbah medis dan IPAL berjalan sesuai standar.














Tinggalkan Balasan