HALTIM, SerambiTimur – Di tengah sorotan publik terhadap pentingnya layanan kesehatan, Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur meluncurkan langkah progresif: pemeriksaan kesehatan gratis (PKG). Uniknya, sasaran awal program ini adalah pekerja hiburan malam (THM) yang kerap rentan terhadap risiko kesehatan tertentu.
Langkah ini langsung mendapat apresiasi dari Sekkab Haltim, Ricky Chairul Richfat. Ia menilai program tersebut sebagai implementasi nyata dari amanah Presiden RI, Prabowo Subianto. “Ini bukan sekadar program teknis, tapi bagian dari upaya pencegahan penyebaran penyakit menular di masyarakat,” kata Ricky.
Namun, Ricky mengingatkan agar Dinas Kesehatan tetap menjaga keseimbangan. Puskesmas sebagai garda terdepan layanan kesehatan, kata dia, juga harus terus menjadi pusat kegiatan PKG. “Program ini boleh saja dilakukan di berbagai lokasi, tapi jangan sampai Puskesmas diabaikan. Substansi utamanya adalah pelayanan kesehatan gratis dan merata,” tegasnya.
Program PKG sendiri menyasar seluruh kelompok usia. Bayi baru lahir diperiksa terkait penyakit bawaan seperti hormon tiroid dan jantung, balita mendapat skrining TBC hingga thalasemia, remaja dan dewasa diperiksa tekanan darah, kolesterol, gula darah, hingga risiko kanker, sedangkan lansia difokuskan pada kesehatan indra, jiwa, dan kardiovaskular.
Selain aspek medis, program ini juga mencerminkan kesadaran baru: kesehatan bukan lagi soal pengobatan, tetapi pencegahan. Pemeriksaan rutin menjadi cara paling efektif untuk mendeteksi penyakit sejak dini.
“Kalau pemeriksaan gratis bisa terus berjalan, masyarakat Haltim akan makin sadar bahwa kesehatan adalah investasi terbesar. Lebih baik mencegah daripada mengobati,” ungkap Ricky.
Dengan langkah ini, Halmahera Timur mencoba menegaskan posisinya: menjadi daerah yang tak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun sumber daya manusia yang sehat dan tangguh.














Tinggalkan Balasan