TERNATE, SerambiTimur- Langit biru pagi, membentang di atas Pantai Falajawa, Ternate. Suara deburan ombak berpadu dengan sorak sorai peserta lomba renang. Di tengah semangat muda yang menggelora, Gubernur Maluku Utara Sherly Laos berdiri memberi pesan yang menggugah — bahwa keberanian adalah napas sejati dalam setiap kompetisi.
“Menang atau kalah bukan tujuan utama,” katanya lantang. “Tujuan pertama adalah melawan rasa takut dan keraguan terhadap diri sendiri. Teruslah melangkah, buktikan bahwa kalian bisa.”
Kata-kata itu menggema di antara riuh tepuk tangan para peserta. Di wajah mereka, tampak semangat baru yang tak hanya ingin menang, tapi juga ingin tumbuh — lebih berani, lebih percaya diri.
Sherly tidak hanya bicara soal lomba. Ia menyinggung sesuatu yang lebih dalam: bahwa sportivitas adalah fondasi karakter, bukan sekadar aturan pertandingan.
“Jaga keselamatan, junjung tinggi sportivitas. Karena di laut, di darat, dan di hati kita semua — Maluku Utara tetap hebat,” serunya.
Lomba renang ini bukan hanya ajang olahraga, tetapi juga simbol sinergi antara pemerintah dan TNI dalam menyemarakkan HUT ke-80 TNI dan HUT ke-26 Pemerintah Provinsi Maluku Utara.
Bagi Sherly Laos, olahraga adalah cara membangun karakter generasi muda. “Olahraga bukan hanya kegiatan tahunan. Ia adalah gaya hidup, simbol semangat membangun Maluku Utara yang sehat, kuat, cerdas, dan bahagia,” tutupnya.
Pagi itu, Pantai Falajawa tak hanya menjadi saksi semangat juang para perenang, tapi juga pesan moral seorang pemimpin: bahwa keberanian, ketekunan, dan kejujuran adalah kemenangan sejati yang seharusnya dirayakan di setiap kompetisi kehidupan.














Tinggalkan Balasan