TERNATE, SerambiTimur – Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, meninjau langsung pelaksanaan bakti sosial (baksos) operasi katarak gratis di RSUD Chasan Boesoirie, Jumat (10/10/2025).
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Maluku Utara, Persatuan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI), dan PT Sido Muncul, sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-26 Provinsi Maluku Utara.
Kehadiran Gubernur Sherly disambut langsung oleh Direktur RSUD Chasan Boesoirie bersama tim dokter PERDAMI dan tenaga medis yang bertugas.
Dalam kunjungannya, Sherly menyapa satu per satu pasien yang sedang menunggu giliran operasi dan memastikan seluruh layanan berjalan dengan baik.
“Fasilitas baru ini adalah komitmen kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Maluku Utara. Dengan teknologi modern dan tenaga medis berpengalaman dari PERDAMI, kami ingin memastikan pasien katarak mendapatkan penglihatan yang jernih dengan aman dan nyaman,” ujar Sherly.
Hingga Jumat siang pukul 12.00 WIT, sebanyak 47 pasien telah berhasil dioperasi dari total sekitar 384 pasien yang terdaftar.
Operasi dilakukan menggunakan teknologi terbaru Femtosecond Laser Assisted Cataract Surgery (FLACS) dan Phacoemulsification, yang tidak memerlukan pisau bedah maupun jahitan.
Program ini juga didukung PT Sido Muncul dengan memberikan bantuan 250 paket operasi mata serta bingkisan kepada pasien.
Direktur RSUD Chasan Boesoirie menyebut kegiatan ini akan menjadi program tahunan berkelanjutan menuju target “Maluku Utara Bebas Katarak.”
Kegiatan serupa sebelumnya telah dilaksanakan di beberapa kabupaten dan kota di Maluku Utara.
Salah satu pasien, Endang Budiyanti, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan ini.
“Saya sangat berterima kasih. Pelayanannya bagus dan saya sangat terbantu, karena biaya operasi katarak biasanya bisa mencapai tujuh sampai delapan juta rupiah,” ungkap Endang yang menjalani operasi pada mata kirinya.














Tinggalkan Balasan