TERNATE, Serambitimur.id – Menandai lembaran baru dalam pengelolaan sumber daya air di Kota Ternate, Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, secara resmi melantik jajaran pucuk pimpinan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Ake Gaale. Bertempat di Aula Kantor Perumda Ake Gaale pada Kamis, 16 April 2026, prosesi khidmat menabalkan Firman Sjah sebagai Direktur Utama, serta Samin Marsaoly sebagai anggota Dewan Pengawas untuk masa bakti selama empat tahun ke depan.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini didasarkan pada landasan hukum yang telah ditetapkan. Pengangkatan Firman Sjah tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Wali Kota Nomor 93/VI.1/KT/2026. Sementara itu, posisi Dewan Pengawas yang diemban Samin Marsaoly termaktub dalam SK Nomor 94/VI.1/KT/2026. Keputusan ini juga sejalan dengan pertimbangan serta arahan dari Kementerian Dalam Negeri guna memastikan tata kelola keuangan daerah yang semakin tertib dan profesional.
Dalam sambutannya, Wali Kota menegaskan bahwa sosok yang terpilih saat ini merupakan hasil dari serangkaian proses seleksi terbuka yang sangat ketat dan transparan. Tidak ada jalan pintas bagi mereka yang kini duduk di kursi pimpinan.
“Para Direksi dan Dewan Pengawas yang baru saja dilantik ini telah melewati serangkaian tahapan panjang, mulai dari uji kelayakan dan kepatutan, penyusunan makalah strategis, hingga sesi wawancara mendalam. Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah strategis untuk memperkuat fondasi tata kelola perusahaan daerah yang lebih baik,” ujar Tauhid.
Lebih jauh, Tauhid mengamanahkan kepada Direktur Utama yang baru untuk segera memfokuskan langkah strategis pada peningkatan operasional dan pengembangan usaha. Ada tiga pilar utama yang harus menjadi prioritas dalam melayani masyarakat Kota Ternate, yaitu:
– Kualitas air yang didistribusikan harus memenuhi standar kesehatan.
– Kuantitas ketersediaan air harus mencukupi kebutuhan warga.
– Kontinuitas atau kelancaran layanan harus terjaga setiap saat tanpa kendala berarti.
Selain itu, ia juga berpesan kepada Dewan Pengawas agar tidak hanya berperan sebagai ‘polisi’ yang mencari kesalahan, melainkan menjadi mitra strategis. Sinergi aktif antara pengawas dan manajemen sangat diharapkan untuk mendorong kinerja perusahaan agar semakin sehat secara finansial dan mampu berdiri di atas kaki sendiri.
Menutup arahannya, Tauhid mengingatkan agar jajaran pimpinan baru senantiasa menjunjung tinggi kepatuhan hukum dan integritas. Pengelolaan perusahaan harus didasarkan pada prinsip-prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance).
Prosesi pelantikan ini dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah Kota Ternate, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Ternate. Wali Kota berharap, strategi dan terobosan baru segera disusun agar Perumda Ake Gaale benar-benar menjadi entitas yang memberi manfaat luas dan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat.














Tinggalkan Balasan