SOFIFI, SerambiTimur – Ahmad Purbaya, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Maluku Utara, resmi dilantik sebagai Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Halmahera Timur. Pelantikan ini dilakukan oleh Penjabat Gubernur Maluku Utara, Samsuddin Abdul Kadir, di Aula Nuku, Kantor Gubernur Malut, Selasa (24/9).
Penunjukan Purbaya merupakan mandat dari Menteri Dalam Negeri untuk menggantikan Ubaid Yakub dan Anjas Taher, yang sedang cuti kampanye dalam rangka Pilkada Serentak 2024. Selain Purbaya, empat Pjs lainnya juga dilantik dalam acara yang berlangsung khidmat tersebut.
Profil Singkat Purbaya: Sosok Inspiratif di Birokrasi
Lahir di Ternate pada 28 Maret 1978, Ahmad Purbaya meniti karier dari bawah hingga mencapai posisi strategis. Perjalanan pendidikannya mencakup berbagai jenjang, mulai dari SD Negeri 1 Tual, SMP Negeri 1 Ternate, hingga SMA Negeri 2 Surabaya. Ia kemudian meraih gelar S1 Teknik Manajemen Industri di Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur, S2 Ilmu Hukum di Universitas Bhayangkara Surabaya, dan S3 Ilmu Ekonomi di Universitas Brawijaya.
Dalam karier birokrasi, Purbaya dikenal inovatif. Ia menginisiasi program Samsat Terapung dan Samsat Online yang mempermudah pelayanan publik di Maluku Utara. Di bidang organisasi, ia menjabat Ketua Pengurus KBP3 Polri Maluku Utara dan Wakil Ketua FKPPI.
Karier Gemilang dari Halsel hingga Pemprov
Purbaya memulai kariernya sebagai Kepala Seksi Pembukuan dan Verifikasi di Kabupaten Halmahera Selatan, kemudian menjabat Kepala Bidang Anggaran, Sekretaris DPKAD, hingga Plt Kepala DPKAD Halsel. Kariernya terus menanjak di Pemprov Malut sebagai Kepala Biro Keuangan yang kemudian bertransformasi menjadi Kepala BPKAD. Ia sempat menjabat Inspektur Provinsi sebelum kembali ke BPKAD pada 2020.
Dengan pengalaman dan dedikasinya, Purbaya diharapkan mampu membawa Halmahera Timur ke arah yang lebih baik selama masa tugasnya sebagai Pjs Bupati.












Tinggalkan Balasan