SOFIFI, SerambiTimur – Bundaran 40 Sofifi kini tengah bersolek. Dinas PUPR Maluku Utara bergerak cepat menata kawasan ikonik ini untuk menyambut Hari Ulang Tahun Provinsi Malut ke-26 pada 12 Oktober 2025.
Pejabat Pembuat Komitmen Dinas PUPR Malut, Wahid, menyebut penataan ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi juga simbol kebanggaan daerah. “Fokus kami adalah menghadirkan wajah baru Sofifi di momen bersejarah ini. Semua pekerjaan kami targetkan rampung sebelum perayaan,” ujarnya.
Proyek senilai Rp8,5 miliar ini dikerjakan secara swakelola, mencakup rabat, timbunan, serta pembangunan 15 unit toilet umum. Tak hanya Bundaran 40, ada empat RTH lain yang juga dipoles, meski area dekat kantor PKK menjadi prioritas utama.
Drama sempat muncul akibat sengketa lahan yang dijual oleh pihak tidak berwenang. Namun, Wahid memastikan persoalan sudah selesai. “Pihak terkait berjanji mengembalikan uang kepada pemilik sah,” tegasnya.
PUPR Malut juga menggandeng Korem 152 Babullah dalam proyek ini. Dengan waktu pengerjaan 45 hari, Sofifi diharapkan tampil lebih megah dan siap menjadi pusat perayaan HUT Provinsi Malut.














Tinggalkan Balasan