SOFIFI, SerambiTimur– Penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Provinsi Maluku Utara hingga pertengahan 2024 mencapai Rp11 miliar.
Penjabat Gubernur Maluku Utara, Samsudin Abdul Kadir, dalam wawancara dengan awak media pada Rabu (24/7), menyatakan bahwa penyerapan APBD saat ini berjalan dengan baik. Pemerintah saat ini tengah lancar dalam melakukan pembayaran untuk pelaksanaan kegiatan fisik.
Menanggapi laporan Kepala BPKAD mengenai penyerapan anggaran sebesar 30 persen, Samsudin Abdul Kadir menjelaskan bahwa hal tersebut kemungkinan besar berkaitan dengan proyek fisik. Secara keseluruhan, laporan anggaran tahun 2024 hampir sepenuhnya telah digunakan.
“30 persen mungkin untuk proyek fisik, karena yang lainnya belum dilelang. Ini berarti kita sudah menyerap anggarannya. Kecuali jika banyak dana yang ditahan di kas daerah, tentu penyerapan akan kurang,” jelas Samsudin.
“Yang dimaksud dengan penyerapan ini adalah dana yang diserap dari kas daerah. Setahu saya, laporannya tinggal Rp11 miliar, berarti anggaran sudah terserap,” tambahnya.



















Tinggalkan Balasan