Menu

Mode Gelap

Sofifi · 24 Jul 2024 09:47 WIT ·

Penyerapan APBD Maluku Utara Capai 11 Miliar Hingga Pertengahan 2024


 Samsudin A. Kadir Perbesar

Samsudin A. Kadir

SOFIFI, SerambiTimur– Penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Provinsi Maluku Utara hingga pertengahan 2024 mencapai Rp11 miliar.

Penjabat Gubernur Maluku Utara, Samsudin Abdul Kadir, dalam wawancara dengan awak media pada Rabu (24/7), menyatakan bahwa penyerapan APBD saat ini berjalan dengan baik. Pemerintah saat ini tengah lancar dalam melakukan pembayaran untuk pelaksanaan kegiatan fisik.

Menanggapi laporan Kepala BPKAD mengenai penyerapan anggaran sebesar 30 persen, Samsudin Abdul Kadir menjelaskan bahwa hal tersebut kemungkinan besar berkaitan dengan proyek fisik. Secara keseluruhan, laporan anggaran tahun 2024 hampir sepenuhnya telah digunakan.

“30 persen mungkin untuk proyek fisik, karena yang lainnya belum dilelang. Ini berarti kita sudah menyerap anggarannya. Kecuali jika banyak dana yang ditahan di kas daerah, tentu penyerapan akan kurang,” jelas Samsudin.

“Yang dimaksud dengan penyerapan ini adalah dana yang diserap dari kas daerah. Setahu saya, laporannya tinggal Rp11 miliar, berarti anggaran sudah terserap,” tambahnya.

 

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Gubernur Sherly Tinjau Lokasi Gempa di Batang Dua, Pastikan Percepatan Data dan Bantuan Rumah Warga

10 April 2026 - 10:53 WIT

Gubernur Malut Pimpin Rekonsiliasi Warga Sibenpopo dan Banemo, Tegaskan “Torang Samua Basudara”

9 April 2026 - 15:22 WIT

Erva Pramukawaty Ditunjuk Jadi Plt Sekretaris DPRD Malut

4 Maret 2026 - 12:06 WIT

Kepala Desa Lingkar Tambang Bantah Tunggakan Pembayaran Lahan PT AJP

28 Februari 2026 - 16:21 WIT

Rp187,9 M Tunjangan DPRD Disidik, Hendra Karianga Soroti Peran Inspektorat

23 Februari 2026 - 21:54 WIT

Terperiksa Dua Kasus Pidana, Samsudin Abdul Kadir Harus Dinonaktifkan

22 Februari 2026 - 15:45 WIT

Trending di Daerah