Menu

Mode Gelap

Sofifi · 16 Agu 2024 13:17 WIT ·

DPRD Maluku Utara Setujui KUA-PPAS Perubahan APBD 2024


 DPRD Maluku Utara Setujui KUA-PPAS Perubahan APBD 2024 Perbesar

Sofifi, SerambiTimur- DPRD Maluku Utara menggelar Rapat Paripurna untuk menandatangani Nota Kesepakatan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2024 pada Jumat (16/08/2024).

Rapat ini dibuka oleh Ketua DPRD Maluku Utara, Kuntu Daud, S.E., didampingi Wakil Ketua Dr. Muhammad Abusama, serta dihadiri anggota DPRD Maluku Utara. Rapat berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Maluku Utara.

Dalam sambutannya, Pj. Gubernur Maluku Utara, Drs. H. Samsuddin Abdul Kadir, M.Si., mengapresiasi kerja keras dan kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan DPRD dalam menyepakati KUA-PPAS Perubahan APBD 2024. Gubernur juga menekankan pentingnya penyesuaian anggaran untuk menghadapi dinamika sosial dan ekonomi yang terjadi di Maluku Utara.

Tiga poin penting dari perubahan KUA-PPAS 2024 disepakati, yaitu pelampauan atau tidak tercapainya target pendapatan, perlunya pergeseran anggaran untuk unit organisasi dan kegiatan, serta penambahan anggaran untuk program kebutuhan dasar masyarakat yang mendesak.

Rapat tersebut turut dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Maluku Utara, pimpinan OPD, ASN, dan media.

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kapolda Malut Tekankan SDM Unggul untuk Wujudkan Polri Presisi

16 Juli 2026 - 16:57 WIT

Sherly: Saya Butuh Pejabat yang Menyelesaikan Masalah, Bukan Sekadar Sibuk

16 Juli 2026 - 16:23 WIT

Sherly Tjoanda Perkuat Mesin Birokrasi Malut, 22 Pejabat Baru Dilantik

16 Juli 2026 - 16:18 WIT

Kejar Nilai Pelayanan Publik, Wali Kota Ternate Pacu 15 OPD Hadapi PEKPPP 2026

16 Juli 2026 - 01:05 WIT

Tiga Pilar Maluku Utara Kompak, Sepakat Jaga Stabilitas dan Percepat Pembangunan

15 Juli 2026 - 19:01 WIT

Dosen Unkhair Soroti Pascasarjana: “Profesor Jangan Dijadikan Mesin Akademik”

14 Juli 2026 - 19:42 WIT

Trending di Sofifi