Ternate, Serambi Timur – Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Malut) melalui Dinas Sosial kembali mengirimkan bantuan untuk para korban erupsi Gunung Ibu di Halmahera Barat. Bantuan tersebut diangkut menggunakan dua truk dari Sentra Wahana Bahagia Kementerian Sosial RI di Ternate dan dijadwalkan tiba pada Jumat, 23 Mei 2024.

Plt. Kepala Dinas Sosial, Zen Kasim, mengatakan bahwa pengiriman ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan langsung Pj. Gubernur Malut, Samsuddin A. Kadir, ke lokasi terdampak pada 20 Mei 2024.
“Setelah kunjungan ke Ibu, kami langsung diperintahkan untuk mendata kebutuhan mendesak para pengungsi. Hari ini, bantuan mulai dikirim,” ujar Zen usai melepas kendaraan logistik, Kamis (23/5/2024).
Bantuan tersebut bersumber dari APBD dan APBN, yang dikelola melalui Sentra Wahana Bahagia Kemensos. Barang-barang yang disalurkan mencakup:
•WC Portable
•Bahan Makanan: Sarden, gula pasir, minyak goreng, kecap
•Perlengkapan Tidur: Kasur, matras, tenda gulung, selimut, sarung, dan felbet
•Kebutuhan Khusus: Pembalut dan peralatan dapur
“Bantuan ini akan langsung didistribusikan ke posko pengungsian di wilayah terdampak erupsi,” tambah Zen.
Gunung Ibu saat ini masih berstatus Level IV (Awas). Bupati Halmahera Barat menetapkan status darurat pada 17 Mei 2024, dengan 13 desa terdampak. Sebanyak 1.600 lebih warga telah dievakuasi ke tiga lokasi pengungsian: Desa Tungute Sunyi, Tungute Ternate, dan Gam Ici di Kecamatan Tabaru.
Diharapkan bantuan ini mampu meringankan beban para pengungsi, sementara pemantauan aktivitas vulkanik Gunung Ibu terus dilakukan.














Tinggalkan Balasan