SOFIFI, SerambiTimur– Kabar baik untuk dunia pendidikan di Maluku Utara! Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2025 senilai Rp 19 miliar akhirnya mulai direalisasikan. Fokusnya? Pengadaan alat laboratorium untuk SMA dan SMK.
Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Malut, Abubakar Abdullah, menyebut program ini adalah bagian dari kebijakan nasional untuk memperkuat pembelajaran berbasis praktik.
“Ini upaya pusat memperkuat pendidikan di daerah yang fasilitasnya masih terbatas. Fokus tahun ini adalah alat laboratorium,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (29/7/2025).
Menurut Abubakar, semua proses mulai dari verifikasi hingga administrasi sudah dilalui. Sekarang tinggal pelaksanaan oleh penyedia barang.
“Kami pastikan prosesnya akuntabel dan tepat waktu,” tegasnya.
Soal sekolah mana saja yang dapat bantuan, Abubakar menegaskan semuanya sudah ditentukan langsung oleh pusat berdasarkan Dapodik dan capaian indikator pendidikan. Pemprov hanya menjalankan apa yang sudah ditetapkan.
Tak hanya itu, Dikbud Malut juga mulai bersiap mengusulkan DAK untuk tahun 2026.
“Besok kami mulai rapat koordinasi internal untuk menyusun usulan DAK 2026 ke pusat,” tutupnya.














Tinggalkan Balasan