Menu

Mode Gelap

Sofifi · 21 Jul 2024 06:48 WIT ·

Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-31 di Maluku Utara


 Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional ke-31 di Maluku Utara Perbesar

Mengingat Pentingnya Peran Keluarga

Ternate, SerambiTimur – Acara puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 di Provinsi Maluku Utara menjadi momentum penting untuk mengingatkan peran dan fungsi keluarga. Diselenggarakan oleh BKKBN Provinsi Maluku Utara, acara ini berlangsung di Taman Nukila pada Minggu pagi (21/7/2024).

Pj Gubernur Maluku Utara, Samsuddin Abdul Kadir, memberikan apresiasi kepada BKKBN Maluku Utara atas pelaksanaan Harganas. Menurutnya, peringatan Harganas 2024 menjadi bukti komitmen pemerintah dalam membangun sumber daya manusia melalui keluarga berkualitas.

“Untuk mencapai Indonesia Emas 2045, keluarga-keluarga Indonesia harus tumbuh sebagai keluarga yang berkualitas, sehat, dan produktif,” ujar Samsuddin.

Gubernur juga mendukung harapan BKKBN agar setiap individu dalam keluarga mampu menjalankan delapan fungsi keluarga (Fungsi Agama, Sosial Budaya, Cinta Kasih, Perlindungan, Reproduksi, Sosialisasi dan Pendidikan, Ekonomi, serta Lingkungan) secara selaras, serasi, seimbang, dan konsisten.

“Patut kita beri apresiasi dan dukungan kepada BKKBN Provinsi Maluku Utara yang telah menghadirkan berbagai kegiatan untuk memeriahkan peringatan Harganas tahun ini,” ungkap Gubernur.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BKKBN Maluku Utara, Nuryamin, menyampaikan bahwa tema peringatan Harganas ke-31, “Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas,” adalah bentuk komitmen pemerintah dalam merevitalisasi peran keluarga dalam mengatasi persoalan yang menghambat pencapaian cita-cita pembangunan.

“Penyelenggaraan Harganas tahun ini menjadi wahana untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya peran keluarga dalam pembangunan di Maluku Utara,” kata Nuryamin.

Ia berharap momen ini dapat dimanfaatkan sebagai pemantik dalam pencapaian program “Bangga Kencana” dan percepatan penurunan stunting di Provinsi Maluku Utara. Nuryamin juga menargetkan penurunan angka prevalensi stunting dari 27% pada tahun 2023 menjadi 14% pada tahun ini.

Peringatan Harganas ini juga dirangkaikan dengan peluncuran Population Clock Provinsi Maluku Utara dan berbagai kegiatan seperti pelayanan KB, jalan sehat, donor darah, sunatan massal, gelar dagang, serta pameran usaha peningkatan pendapatan keluarga akseptor (UPPKA)/UMKM, dan gala dinner.

Turut hadir dalam kegiatan ini Deputi KS/PK BKKBN RI, Forkopimda Malut, Sekda Ternate, Kepala Perwakilan BI Malut, dan OPD KB se-Provinsi Malut.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Bapenda Gerak Cepat Tindaklanjuti Temuan BPK, Tunggakan Pajak Perusahaan Tambang Mulai Dibayar

23 Juni 2026 - 16:21 WIT

Di Bela Hotel Ternate: Gubernur Sherly Tekankan Data Akurat Kunci Kebijakan, Ajak Masyarakat Dukung Sensus Ekonomi 2026  

20 Juni 2026 - 13:56 WIT

Di Balik Angka Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara: Infrastruktur dan SDM Jadi Kunci Pemerataan Manfaat Pembangunan

17 Juni 2026 - 22:37 WIT

Di Peresmian Gedung Baru Kemenkumham: Gubernur Sherly Usul Produk Hukum Khusus Tanah Adat Maluku Utara  

12 Juni 2026 - 23:44 WIT

Catatan Emas Tata Kelola Keuangan, Pemprov Maluku Utara Berhasil Kembali Raih Opini WTP  

12 Juni 2026 - 20:13 WIT

Rapat Tertutup KPK dan Pemprov Malut di Ternate, Akses Media Dibatasi  

11 Juni 2026 - 11:17 WIT

Trending di Daerah