Menu

Mode Gelap

Daerah · 3 Sep 2025 17:54 WIT ·

Kejari Ternate Telusuri Dugaan Dana Ilegal dari Insinerator


 Kejari Ternate Telusuri Dugaan Dana Ilegal dari Insinerator Perbesar

TERNATE, SerambiTimur- Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate tengah menyelidiki dugaan aliran dana ilegal dari pengoperasian insinerator milik Dinas Kesehatan Kota Ternate. Saat ini, penyidik masih dalam tahap pengumpulan bahan keterangan (pulbaket).

Kasi Intel Kejari Ternate, Aan Syaeful Anwar, membenarkan adanya penyelidikan tersebut. Menurutnya, fokus pemeriksaan diarahkan pada mekanisme kerja sama antara Dinas Kesehatan dan pihak kedua selaku penyedia limbah medis.

“Kami masih menelusuri kemana aliran dana dari pihak kedua yang diterima Dinas Kesehatan Kota Ternate,” kata Aan, Rabu (3/9/2025).

Ia menambahkan, pihaknya telah mengumpulkan sejumlah dokumen perjanjian dan keterangan dari pihak terkait. Jika ditemukan indikasi penyimpangan, Kejari memastikan akan menindaklanjutinya sesuai ketentuan hukum.

Kasus ini mencuat seiring sorotan publik terhadap transparansi pengelolaan insinerator. Dugaan sementara, terdapat dana masuk dari rumah sakit di Kota Ternate maupun luar daerah yang belum jelas pertanggungjawabannya.

“Saat ini masih tahap penyelidikan. Kami berharap masyarakat bersabar menunggu hasilnya,” pungkas Aan.

Artikel ini telah dibaca 69 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Mantan Bupati Pulau Taliabu Ditahan, Korupsi Proyek ISDA Rugikan Negara Rp8 Miliar

26 Juni 2026 - 21:41 WIT

GPM Desak Kejagung dan KPK Usut Dugaan Korupsi Proyek Smelter Antam di Haltim

26 Juni 2026 - 12:52 WIT

Demo di Kemenag dan KPK, FAKI RI Desak Copot Kakanwil Kemenag Malut

26 Juni 2026 - 08:38 WIT

Menjelang Rakernas JKPI, Sekda Ternate Ingatkan ASN: Disiplin adalah Wajah Pelayanan Publik

24 Juni 2026 - 20:13 WIT

Jalan yang Dibangun dari Kekecewaan: Ketika Suara Kemenangan Tak Sampai ke Malifut

24 Juni 2026 - 12:04 WIT

GPM Malut Jilid II Kepung Kejagung dan KPK, Desak Pengusutan Tuntas Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Rp139,2 Miliar

23 Juni 2026 - 16:09 WIT

Trending di Hukum & Kriminal