HALMAHERA UTARA, 26 Februari 2026 — Pagi di Desa Pasir Putih, Kecamatan Kao Teluk, kini kembali dimulai tanpa langkah panjang menuju sumber air. Setelah sempat rusak akibat gangguan mesin pompa dan jaringan distribusi, fasilitas air bersih desa akhirnya kembali berfungsi.
Revitalisasi dilakukan oleh PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui program NHM Peduli.
Sebelumnya, kerusakan sistem pompa memaksa warga berjalan jauh demi mendapatkan air, bahkan harus mengeluarkan biaya tambahan untuk kebutuhan konsumsi dan MCK. Kondisi itu berlangsung hingga akhirnya perusahaan turun tangan melakukan perbaikan menyeluruh.
NHM melakukan pengadaan dan instalasi mesin pompa baru, penyetelan sistem distribusi, serta pemasangan jaringan pipa sepanjang 800 meter yang menjangkau rumah-rumah warga. Proses pengerjaan dilakukan bersama masyarakat setempat yang ikut terlibat langsung dalam pemasangan jaringan.
Peresmian dan penandatanganan berita acara serah terima kepada pemerintah desa digelar pada Rabu (18/02/2026) di Balai Desa Pasir Putih. Acara dihadiri Pemerintah Desa, BPD, perwakilan masyarakat penerima manfaat, serta tim NHM Peduli.
Kepala Desa Pasir Putih, Obednego Tjandua, menyampaikan apresiasi atas dukungan tersebut.
“Terima kasih kepada NHM khususnya Presiden Direktur, Bapak Haji Robert Nitiyudo Wachjo, atas perhatian dan dukungan dalam melakukan perbaikan akses air bersih di desa kami,” ujarnya.
Ibu Dina Yakop, salah satu warga penerima manfaat, mengaku bersyukur. “Kini kami dapat menikmati air bersih di rumah seperti sedia kala,” katanya.
Kepala Divisi Pengembangan Berkelanjutan NHM Peduli, M. Irwan Malaka, mengapresiasi keterlibatan aktif masyarakat dan mendorong pemerintah desa menyusun peraturan desa terkait pengelolaan air bersih agar fasilitas dapat beroperasi berkelanjutan.
Revitalisasi ini dinilai selaras dengan program prioritas Pemerintah Provinsi Maluku Utara serta agenda pemerintah pusat dalam memperluas akses air minum layak dan sanitasi aman.
PT NHM merupakan perusahaan tambang emas pemegang Kontrak Karya sejak 28 April 1997 dan mengoperasikan Tambang Emas Gosowong di Halmahera Utara. Sebanyak 75% saham dimiliki PT Indotan Halmahera Bangkit dan 25% PT Aneka Tambang Tbk.














Tinggalkan Balasan