Menu

Mode Gelap

Ternate · 20 Jul 2026 11:13 WIT ·

Lebih dari Sekadar Nonton Bareng: Rumah Ko Nas Menjadi Rumah Persaudaraan di Malam Final Piala Dunia


 Lebih dari Sekadar Nonton Bareng: Rumah Ko Nas Menjadi Rumah Persaudaraan di Malam Final Piala Dunia Perbesar

TERNATE, SerambiTimur – Halaman kediaman Wakil Wali Kota Ternate, H. Nasri Abubakar yang akrab disapa Ko Nas, berubah menjadi pesta rakyat yang hangat dan penuh gelak tawa pada Senin malam (20/7/2026). Acara nonton bareng (nobar) puncak final Piala Dunia 2026 tak hanya menjadi ajang menyaksikan laga, melainkan momen berharga yang semakin memperkuat ikatan persaudaraan antarwarga di bumi Kie Raha.

Kemeriahan ini tak hanya dirasakan warga sekitar Kompleks Tanah Tinggi, Kecamatan Ternate Selatan. Warga dari berbagai kelurahan di seantero Kota Ternate pun berdatangan, bahkan tak sedikit yang menyeberang dari Kota Tidore Kepulauan demi merasakan suasana nobar yang selalu dinanti setiap gelaran turnamen dunia di kediaman Ko Nas.

Beberapa jam sebelum peluit awal dibunyikan, lokasi sudah dipadati ratusan warga yang mengenakan atribut tim kesayangan mereka. Mulai dari merah menyala pendukung Spanyol, garis-garis putih biru Argentina, hingga warna-warni pendukung Brasil, Inggris, Prancis, Portugal dan negara lainnya, semuanya berkumpul dengan riang gembira.

Sepanjang pertandingan berlangsung, sorak sorai dan tepuk tangan bersahutan. Ketegangan memuncak saat Spanyol dan Argentina saling mengadu kemampuan demi memperebutkan trofi bergengsi sepak bola dunia. Ketika peluit panjang tanda berakhirnya laga berbunyi dan Spanyol dipastikan berdiri sebagai juara baru, suasana langsung berubah menjadi lautan tawa riang. Pendukung Argentina yang sejak awal penuh keyakinan timnya akan menang, kini menjadi sasaran candaan ringan dari pendukung tim lain.

Namun candaan itu sama sekali tak menyinggung, melainkan dikemas penuh sportivitas dan kebersamaan. Ko Nas bahkan memandu prosesi menyenangkan dengan mengajak pendukung Argentina memberikan penghormatan kepada bendera Spanyol sebagai tanda mengakui keunggulan sang juara dunia.

Keseruan pun berlanjut dengan ritual yang disepakati bersama: pendukung Argentina yang berani melangkahi janji kemenangan timnya menyambut guyuran air dingin dan es batu yang telah disiapkan. Sorakan riuh kembali menggema, hingga momen tak terlupakan hadir saat putra Ko Nas yang akrab disapa Boss Muda, secara spontan memecahkan sebutir telur di kepala salah satu pendukung Argentina—memancing tawa lepas seluruh warga yang hadir.

Meski menjadi sasaran hiburan, pendukung Argentina tetap tertawa bahagia, karena semua berlangsung atas kesepakatan bersama dan penuh kerukunan.

Di tengah keseruan itu, Ko Nas tak lupa menyinggung prediksi Wali Kota Tidore Kepulauan Muhammad Sinen atau Ayah Erik. “Adinda saya Ayah Erik memang benar, Argentina berhasil melaju hingga partai puncak dan tampil luar biasa di laga-laga sebelumnya. Namun malam ini Spanyol tampil lebih unggul dan pantas menjadi juara,” ujarnya dengan nada bercanda.

Ia pun tertawa menambahkan: “Kita tunggu saja Ayah Erik pulang dari Morotai, pasti masih banyak warga—terutama pendukung Brasil di Tidore—yang tak sabar menagih janji beliau.”

Namun di balik semua canda dan hiburan, Ko Nas menegaskan makna yang lebih dalam dari sepak bola. “Olahraga ini harus menyatukan kita, bukan memecah belah. Menang atau kalah hanyalah hal sesaat di lapangan, persaudaraan kita harus tetap abadi.”

Tak lama kemudian, ia mengajak semua warga—baik pendukung Argentina, Spanyol, maupun tim lainnya—untuk saling memaafkan, berjabat tangan dan berpelukan. Suasana pun berubah menjadi haru, membuktikan bahwa rivalitas di lapangan tak akan pernah mengalahkan persaudaraan sesama anak Maluku Utara.

Bagi warga yang hadir, malam ini membuktikan: nobar di rumah Ko Nas bukan sekadar menyaksikan pertandingan sepak bola. Ini adalah momen yang menghadirkan kehangatan, menyatukan warga dari berbagai pulau dan kelurahan, serta mengajarkan kita bahwa kebersamaan jauh lebih berharga daripada sekadar kemenangan tim kesayangan.

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Ketua IMI Maluku Utara Luruskan Polemik Dana Sertifikasi Juri: Surat untuk M. Sabri Albaar Bersifat Internal

18 Juli 2026 - 14:35 WIT

Mundur dari IMI, Sabri Albaar Pertanyakan Tagihan Rp5 Juta

18 Juli 2026 - 11:16 WIT

IESPA Pusat Sambangi Ternate, Maluku Utara Masuk Prioritas Esports Nasional

18 Juli 2026 - 10:42 WIT

Sherly Ajak Fatayat NU Jadi Motor Penggerak Ekonomi Maluku Utara

17 Juli 2026 - 11:37 WIT

Jalan Malut Terancam Terhenti, Sherly Ajukan Pinjaman Rp1 Triliun untuk Sambung Konektivitas Daerah

16 Juli 2026 - 22:31 WIT

Kapolda Malut Tekankan SDM Unggul untuk Wujudkan Polri Presisi

16 Juli 2026 - 16:57 WIT

Trending di Sofifi