Sofifi

Pemprov Malut Salurkan Rp22 Miliar untuk Nelayan Lewat Program Kampung Nelayan

Serambi Diterbitkan 14:42 WIT 2 menit membaca
Gubernur Malut, Saat melakukan Launching di Kelurahan Dufa-Dufa
Ukuran Teks:

Ternate, SerambiTimur Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, secara resmi meluncurkan Program Kampung Nelayan di Kelurahan Dufa-Dufa, Kota Ternate, Kamis (22/5/2025). Dalam peluncuran ini, Pemprov Malut menyalurkan bantuan berupa 175 unit kapal nelayan beserta alat tangkap senilai total Rp 22 miliar.

Program ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat sektor perikanan dan mendukung ketahanan pangan sebagaimana arahan Presiden RI, Prabowo Subianto.

“Tahun ini kami mengalokasikan Rp 50 miliar khusus untuk perikanan, termasuk alat tangkap dan sarana sentra perikanan. Ini langkah strategis untuk menekan kemiskinan,” ujar Sherly.

Program Kampung Nelayan dimulai di empat wilayah yakni Ternate, Halmahera Timur, Kepulauan Sula, dan Halmahera Selatan. Sherly menjelaskan, tidak semua kabupaten/kota mendapat program ini karena keterbatasan anggaran.

“Lebih baik kita fokus dan tuntas daripada merata tapi tidak maksimal,” tegasnya.

Gubernur juga menyoroti pentingnya perlindungan sosial bagi nelayan. Pemprov Malut menanggung setoran awal BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp 200 ribu bagi nelayan, yang selanjutnya bisa dilanjutkan secara mandiri.

“Saya yakin nelayan mampu. Perlindungan sosial ini penting agar keluarga nelayan aman secara ekonomi,” katanya.

Penyerahan simbolis bantuan dilakukan kepada para penerima, yang meliputi:

  • Armada dan alat tangkap untuk 10 nelayan

  • Beasiswa bagi anak nelayan

  • Kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada 4 penerima

  • Santunan kematian

  • Bantuan renovasi 700 unit rumah tidak layak huni (RTLH)

Acara ini turut dihadiri Wakil Gubernur Malut Sarbin Sehe, Sekprov Samsuddin A. Kadir, Forkopimda, Kadis Kelautan dan Perikanan Fauji Momole, Kadis Perkim Musrifah Alhadar, dan tokoh-tokoh masyarakat.

Tinggalkan komentar