TERNATE, SerambiTimur — Upaya memperluas akses layanan psikologis bagi masyarakat terus dilakukan Pusat Pembelajaran Keluarga (PUSPAGA) Ino Kane. Unit layanan di bawah naungan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Ternate itu kembali menggelar Konseling Keliling untuk menjangkau masyarakat di seluruh wilayah Kota Ternate.
Memasuki hari ketiga, kegiatan berlangsung di Kantor Kecamatan Ternate Utara, Rabu (9/9/2026), dengan menyasar kader PKK serta pelajar tingkat SMP dan SMA.
Program Konseling Keliling sebelumnya telah dilaksanakan di Kecamatan Ternate Barat dan Ternate Selatan. Selanjutnya, kegiatan akan menyambangi Kecamatan Pulau Ternate dan Ternate Tengah dalam dua hari ke depan.
Dengan rangkaian tersebut, PUSPAGA Ino Kane menargetkan seluruh kecamatan di Kota Ternate dapat tersentuh layanan konseling dan edukasi psikologis.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ruang untuk bercerita. Konseling Keliling dirancang sebagai ruang aman bagi masyarakat untuk mengekspresikan diri secara positif, mengurangi tekanan batin, menyampaikan kegelisahan, sekaligus mengenali dan mengurai berbagai persoalan yang memengaruhi perilaku maupun kehidupan sehari-hari.
Melalui pendampingan tersebut, peserta juga diarahkan untuk menemukan cara menghadapi persoalan serta menentukan solusi yang lebih sehat dan tepat.
Ketua Umum PUSPAGA Ino Kane Kota Ternate, Ny. Marliza M. Tauhid, mengatakan layanan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat membangun pola pikir dan sikap yang lebih adaptif.
“Melalui konseling kelompok ini, kami ingin membantu masyarakat mengubah cara pandang dan sikap, agar tumbuh perilaku yang adaptif, sehat, dan positif. Layanan psikologis ini kami sediakan secara cuma-cuma, karena pemulihan dan pemeliharaan kesehatan mental adalah kunci utama membangun ketahanan keluarga yang kokoh.”
Sementara itu, Kepala DP3A Kota Ternate, Dra. Marjorie S. Amal, M.Si., mengatakan Konseling Keliling bukan merupakan program baru. Pada tahun sebelumnya, layanan serupa telah menjangkau masyarakat di sejumlah wilayah kepulauan, termasuk Pulau Batang Dua, Pulau Hiri, hingga Pulau Moti.
Menurutnya, program tersebut kini terus dilanjutkan dan diperluas agar semakin banyak masyarakat yang mendapatkan akses terhadap layanan psikologis.
“Kami melanjutkan dan memperluas kegiatan ini ke seluruh kecamatan karena kami sadar masih banyak warga yang belum tersentuh, bahkan belum paham betapa pentingnya layanan psikologis bagi kesejahteraan diri dan keluarga. Namun begitu mereka memahami manfaatnya, antusiasme dan keinginan untuk berpartisipasi sangatlah tinggi,” ungkap Marjorie.
Untuk memastikan peserta yang membutuhkan pendampingan lebih lanjut tetap terlayani, PUSPAGA Ino Kane juga menyiapkan sesi konsultasi individual.
Setelah konseling kelompok berakhir, tenaga profesional dan psikolog PUSPAGA Ino Kane tetap berada di lokasi untuk memberikan konsultasi secara pribadi dan lebih mendalam kepada peserta yang membutuhkan penanganan khusus.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen PUSPAGA Ino Kane dan DP3A Kota Ternate untuk mendekatkan layanan psikologis kepada masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan keluarga melalui perhatian terhadap kesehatan mental.
