MIMIKA, SerambiTimur – Kesadaran menghadapi situasi darurat perlu dibangun sejak bangku sekolah. Untuk mendukung upaya tersebut, Emergency Response Team (ERT) PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) memberikan edukasi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) kepada siswa SMA Negeri 1 Mimika, Papua Tengah.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (23/10/2026) itu merupakan bagian dari program Rescuer Goes to School, salah satu agenda Social Event & Education dalam gelaran 8th Indonesia Fire & Rescue Challenge (IFRC) 2026.
Dalam kegiatan tersebut, personel ERT NHM membagikan pengetahuan dan keterampilan dasar mengenai penggunaan APAR secara benar dan aman sebagai langkah awal penanganan kebakaran.
Para siswa tidak hanya mendapatkan penjelasan teori, tetapi juga menyaksikan demonstrasi dan berkesempatan mempraktikkan langsung penggunaan alat pemadam api di bawah pengawasan personel ERT NHM.
Pendekatan interaktif ini membantu siswa memahami fungsi APAR serta langkah dasar penggunaannya secara lebih mudah dan praktis.
Kepala SMA Negeri 1 Mimika, Dra. Nona Yeniy Gogani, M.Pd., menyampaikan apresiasi atas edukasi dan pelatihan yang diberikan kepada para siswa.
“Kami berterima kasih kepada Tim Emergency Response atas edukasi dan pelatihan penggunaan APAR bagi siswa-siswi kami. Semoga ilmu ini bermanfaat dan menumbuhkan kesadaran keselamatan sejak dini,” ujarnya.
Personel Volunteer ERT NHM, M. Faldi Limatahu, yang terpilih bergabung dalam tim IFRC, mengatakan kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan pemahaman teknis kepada siswa, tetapi juga membangun kesadaran tentang pentingnya keselamatan dan kesiapsiagaan.
Menurutnya, pengetahuan dasar mengenai penanganan kebakaran dapat membantu siswa mengambil langkah awal yang tepat ketika menghadapi potensi kebakaran, dengan tetap mengutamakan keselamatan diri.
NHM melibatkan enam personel ERT dalam kegiatan tersebut. Partisipasi ini menjadi bagian dari kontribusi tim dalam berbagi pengetahuan tanggap darurat kepada masyarakat, khususnya generasi muda.
Melalui program Rescuer Goes to School, edukasi keselamatan diharapkan dapat menjadi bekal bagi siswa untuk lebih memahami risiko kebakaran dan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat.
