Menu

Mode Gelap

Haltim · 22 Mei 2025 05:26 WIT ·

“Protes Air Rusak, Dicap Preman: Warga Maba Tersudut Tambang”


 Supriadi R. Hambali Perbesar

Supriadi R. Hambali

HALTIM, SerambiTimur —Langit Jumat pagi (16/5/2025) di Maba Sangadji, Halmahera Timur, tampak muram. Bukan hanya karena awan, tapi juga karena amarah warga yang meletup. Mereka turun ke jalan, menyuarakan keresahan terhadap aktivitas pertambangan PT Position yang dituding merusak sumber air dan lingkungan hidup mereka.

Namun, bukannya ditanggapi dengan bijak, aksi itu justru berujung pada penangkapan 11 orang warga dan pelabelan aksi sebagai tindakan “premanisme” oleh Polda Maluku Utara.

Supriadi R. Hambali, Kepala Bidang PTKP Badko HMI Maluku Utara, angkat suara. Ia menilai tindakan aparat tersebut berlebihan dan menyimpang dari semangat demokrasi dan perlindungan hak rakyat atas lingkungan hidup.

“Ini bukan aksi kriminal. Ini suara hati petani yang merasa ruang hidupnya dirampas,” kata Supriadi, Kamis (22/5).

Ia menyayangkan tudingan bahwa beberapa warga membawa alat tajam. “Itu petani. Wajar kalau mereka bawa parang atau alat kerja. Tapi itu bukan untuk menyerang,” tegasnya.

Menurutnya, aksi protes tersebut berlangsung damai, tanpa serangan fisik. Label “premanisme” dianggap tidak tepat, bahkan berbahaya karena mengkriminalisasi hak masyarakat untuk menyuarakan ketidakadilan.

Supriadi juga meminta Bupati Halmahera Timur segera mengevaluasi dan menghentikan aktivitas PT Position. Ia menyebut, dalam beberapa tahun terakhir, konflik lahan adat dan perebutan hak ulayat makin sering muncul akibat aktivitas tambang yang merambah tanpa titik temu yang adil.

“Kalau ruang hidup dirusak, itu bukan cuma soal lingkungan. Itu pelanggaran HAM,” tegas Supriadi.

Ia mendesak pemerintah daerah untuk tidak tutup mata. “Ini soal keberlangsungan hidup masyarakat. Jangan sampai masalah ini meledak jadi konflik yang lebih luas,” pungkasnya.

 

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Pemkot Ternate Launching BSPS 2026, Warga Kastela Mulai Terima Bantuan Rumah Layak Huni

20 Mei 2026 - 16:23 WIT

Pemda se-Malut Sinkronkan Program Daerah dengan Asta Cita Presiden

20 Mei 2026 - 16:20 WIT

Sekda Ternate Dorong BP2RD Genjot PAD Lewat Digitalisasi

20 Mei 2026 - 09:44 WIT

Kasus Tunjangan DPRD Malut Rp139 Miliar Mandek, Kini Muncul Anggaran Perjalanan Dinas Rp46,3 Miliar

19 Mei 2026 - 15:04 WIT

TEGAS! Suarez Tolak Pembubaran dan Pelarangan Pemutaran Film “Pesta Babi”: “Ini Riset, Edukasi, dan Hak Masyarakat”

18 Mei 2026 - 16:04 WIT

Nonton Bareng Film “Pesta Babi” di Ternate, Akademisi dan Praktisi Hukum Soroti Ancaman Eksploitasi Alam dan Hak Masyarakat Adat

18 Mei 2026 - 16:02 WIT

Trending di Ternate