TERNATE, SerambiTimur – Apoteker Puskesmas Kalumpang, Kota Ternate, Wirda, membantah tudingan adanya krisis obat dan pernyataan dirinya terkait stok kedaluwarsa seperti yang ramai diberitakan sejumlah media online.
Melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi pada Rabu (4/6), Wirda menyebut tidak pernah mengeluarkan pernyataan yang dikutip media, terutama mengenai kondisi obat yang disebut-sebut habis masa berlaku.
“Saya sama sekali tidak pernah memberikan pernyataan seperti yang ditulis dalam berita itu. Bisa jadi terjadi miskomunikasi atau salah tafsir,” tulis Wirda.
Padahal sebelumnya, beredar video berdurasi 5 menit 18 detik hasil inspeksi mendadak (sidak) anggota DPRD Ternate, Nurjaya Ibrahim, yang memperlihatkan Wirda membenarkan bahwa sebagian obat di puskesmas telah kedaluwarsa. Dalam video itu, ia juga mengiyakan keterangan petugas lain soal vitamin C ukuran 500 ml yang harus segera dihabiskan karena mendekati masa kedaluwarsa.
Namun dalam klarifikasinya, Wirda menegaskan bahwa ketersediaan obat di Puskesmas Kalumpang secara umum masih mencukupi. Jika terjadi kekosongan dari Instalasi Farmasi Kota (IFK) Ternate, pengadaan obat dilakukan menggunakan dana kapitasi JKN.
“Hingga kini belum ada keluhan signifikan dari masyarakat terkait layanan farmasi. Kami selalu berupaya menjaga stok dan memastikan layanan berjalan baik,” tegasnya.















Tinggalkan Balasan