Menu

Mode Gelap

Sofifi · 10 Jul 2024 15:30 WIT ·

Plh. Sekprov Maluku Utara Resmi Buka Rapat Pleno TPAKD 2024


 Plh, Sekprov Malut, Kadri La Etje. Perbesar

Plh, Sekprov Malut, Kadri La Etje.

SerambiTimur, Sofifi – Plh. Sekretaris Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Kadri La Etje, mewakili Pj Gubernur Maluku Utara, secara resmi membuka rapat pleno Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) tahun 2024 di Gamalama Ballroom Bela Hotel, Selasa (9/7).

Dalam sambutan tertulis Pj. Gubernur yang dibacakan oleh Plh Sekprov, disebutkan bahwa inklusi keuangan telah menjadi perhatian global. Banyak negara telah mengadopsi inklusi keuangan sebagai bagian dari program atau kebijakan nasional.

Data World Bank melalui Global Financial Inclusion and Consumer Protection Survey 2017 menunjukkan bahwa lebih dari 40 negara, termasuk Indonesia, telah menerapkan strategi nasional untuk mendorong peningkatan indeks inklusi keuangan.

Untuk mencapai target inklusi keuangan nasional sebesar 90% pada tahun 2024, TPAKD aktif mengimplementasikan berbagai program kerja inklusi keuangan, baik yang diinisiasi oleh pemerintah pusat maupun daerah.

“Program kerja ini diharapkan dapat mendorong penguatan aksesibilitas potensi unggulan daerah dan selaras dengan program tematik TPAKD,” ujarnya.

Kadri menambahkan bahwa keberhasilan TPAKD dapat dilihat dari implementasi program kerja yang berjalan baik, yang berdampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat daerah. Oleh karena itu, perencanaan program kerja menjadi hal utama yang perlu diperhatikan oleh seluruh TPAKD, termasuk di tingkat kabupaten/kota.

Kadri juga menekankan pentingnya pengelolaan keuangan daerah yang efektif dan efisien untuk pembangunan, karena keuangan daerah bersumber dari rakyat dan digunakan untuk kesejahteraan rakyat. Salah satu bentuk pengelolaan yang baik adalah pemberian kewenangan yang seimbang kepada pengelola keuangan negara/daerah.

Ia menambahkan bahwa ekonomi daerah memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional. Upaya pemerintah dalam memperbaiki infrastruktur, meningkatkan kapasitas administrasi daerah, revitalisasi ekonomi desa, dan penyediaan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) sangat membantu menciptakan iklim usaha yang kondusif untuk menggiatkan ekonomi daerah dan peran serta masyarakat di daerah.

“Percepatan akses keuangan di daerah sangat penting dan perlu mendapat prioritas serta perhatian kita bersama,” katanya.

Kadri menjelaskan bahwa percepatan akses keuangan dari daerah sejalan dengan upaya pemerintah dalam menurunkan tingkat kemiskinan dan pemerataan kesejahteraan. Program perluasan akses keuangan perlu dilakukan dari tingkat nasional hingga daerah sesuai dengan Nawacita Presiden RI untuk membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan.

Kadri berharap kegiatan ini dapat mendorong perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia juga berharap kegiatan ini memastikan ketersediaan akses keuangan yang luas bagi masyarakat, mendorong peran industri jasa keuangan dalam pertumbuhan ekonomi daerah, serta mencari terobosan untuk membuka akses keuangan yang lebih produktif bagi masyarakat demi terciptanya pertumbuhan ekonomi yang lebih merata, partisipatif, dan inklusif.

Sebelumnya, Kepala OJK Sulut, Gorontalo, dan Malut, Robet Sianipar, menjelaskan bahwa fungsi OJK adalah mengatur, mengawasi, dan melindungi seluruh industri jasa keuangan yang dibagi dalam tiga sektor yaitu perbankan, pasar modal, dan industri keuangan non-bank. “Tugas melindungi konsumen dan masyarakat dipertegas dalam UU No. 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan,” jelasnya.

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kolaborasi NHM dan Pemda: Program 60 Hari untuk Lawan Stunting di Halmahera Utara

30 April 2026 - 15:02 WIT

Pansus LKPJ Soroti Kinerja OPD, DPRD Desak Evaluasi Pimpinan Perangkat Daerah

27 April 2026 - 23:24 WIT

Gubernur Serly Imbau Masyarakat Malut Siaga Gelombang Tinggi Hingga 2,5Meter

16 April 2026 - 09:47 WIT

Perkuat Barisan Birokrasi, Dua Pimpinan Tinggi dan 17 Pejabat Administrator Pemprov Malut Resmi Dilantik

15 April 2026 - 15:08 WIT

KPK Desak Kejati Usut Kebocoran Dana dan Dugaan KKN di Lingkungan Pemprov Malut

15 April 2026 - 14:48 WIT

6 Bulan Berlalu Tak ada Kejelasan, KPK Desak Kejati Tetapkan Abubakar Abdullah dan Kuntu Daut Tersangka

15 April 2026 - 14:04 WIT

Trending di Daerah