Halbar

Sherly Tjoanda Semangati 240 Siswa Sekolah Rakyat: Isi Kemerdekaan dengan Belajar

Serambi Diterbitkan 16:40 WIT 2 menit membaca
Ukuran Teks:

HALBAR, SerambiTimur— Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Maluku Utara di Kabupaten Halmahera Barat, Kamis (6/8/2026), untuk meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang telah berlangsung sejak 30 Juli 2026.

Kunjungan tersebut menjadi bentuk dukungan Pemerintah Provinsi Maluku Utara terhadap penyelenggaraan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu yang kini menempuh pendidikan berasrama melalui Program Strategis Nasional yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto.

Sebanyak 240 siswa mengikuti program pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Maluku Utara. Kehadiran Gubernur disambut antusias oleh para siswa yang memenuhi halaman sekolah.

Dalam kunjungan itu, Sherly didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Maluku Utara, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Penjabat Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 3, serta perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum.

Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Gubernur mengajak para siswa memaknai kemerdekaan sebagai kesempatan untuk belajar, mengembangkan diri, dan mempersiapkan masa depan.

Saat menyapa para siswa, Sherly mengawali dengan pertanyaan sederhana yang langsung disambut serempak oleh peserta didik.

“Semangat semua?” sapanya, yang dijawab antusias oleh para siswa.

Ia kemudian mengingatkan agar seluruh siswa memanfaatkan kesempatan belajar di Sekolah Rakyat dengan sungguh-sungguh sebagai bekal meraih cita-cita.

Penjabat Kepala Sekolah SRT 3 Maluku Utara, Nurhasni Ibrahim, mengatakan sekolah tersebut menjadi wadah pendidikan terpadu bagi anak-anak dari berbagai daerah di Maluku Utara.

Menurutnya, kehadiran Gubernur merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap pemerataan akses pendidikan yang berkualitas.

“Kehadiran Ibu Gubernur di sini adalah bukti perhatian dan dukungan pemerintah terhadap pendidikan yang berkualitas bagi seluruh anak Maluku Utara,” ujar Nurhasni.

Kunjungan tersebut juga meninggalkan kesan tersendiri bagi para siswa. Salah satunya dirasakan Nadira Jamil (13), yang mengaku senang dapat bertemu dan bersalaman langsung dengan Gubernur.

“Ibu Gubernur cantik sekali,” ucap Nadira sambil tersenyum.

Sebelum mengakhiri kunjungan, Sherly kembali berpesan agar para siswa menjadikan pendidikan sebagai jalan untuk mengisi kemerdekaan sekaligus membangun masa depan.

“Mengisi kemerdekaan hari ini bukan lagi dengan mengangkat senjata, melainkan dengan belajar sungguh-sungguh. Jadilah anak-anak yang kelak menjadi kebanggaan keluarga, daerah, dan mampu membangun Maluku Utara tercinta,” pesannya.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara, lanjut Sherly, berkomitmen mendukung keberlanjutan program Sekolah Rakyat sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Melalui program tersebut, pemerintah berharap semakin banyak generasi muda Maluku Utara memperoleh kesempatan yang setara untuk mengenyam pendidikan berkualitas, meningkatkan kualitas hidup, serta memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan.

Tinggalkan komentar