TERNATE, SerambiTimur- 10 Januari 2026 – Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara menyampaikan perkembangan penanganan bencana banjir dan tanah longsor yang melanda Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) dan Kabupaten Halmahera Utara (Halut) pada Jumat, 9 Januari 2026.
Kepala Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara, Iksan Arsad, menjelaskan bahwa sejak hari pertama kejadian, berbagai langkah penanggulangan telah dilakukan secara terpadu dengan melibatkan pemerintah daerah, TNI, Polri, kementerian terkait, serta unsur masyarakat.
Pada Jumat (9/1), telah dilaksanakan rapat pembentukan Tim Tanggap Darurat dengan Komandan Lapangan ditetapkan Dandim 1501/Ternate, sebagaimana tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Halmahera Barat Nomor 21/KPTS/I/2026. Selanjutnya, Dandim bersama jajaran mengaktifkan Pos Komando Lapangan di Desa Tongute Ternate Asal, Kecamatan Ibu.
Selain pengaktifan posko, persiapan dapur umum juga dilakukan dengan dukungan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia. Dapur umum ini akan menjadi pusat penyediaan makanan bagi para pengungsi di wilayah terdampak.
Di hari yang sama, Bupati Halmahera Barat bersama Forkopimda, Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita Persatuan, Persit Kartika Chandrakirana, serta Bayangkari Kabupaten Halbar melakukan peninjauan langsung ke posko lapangan tanggap darurat. Kunjungan tersebut dilanjutkan dengan peninjauan lokasi pengungsian di Desa Gamiamo dan sejumlah desa terdampak lainnya.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Halbar, Amos Sully Tugugu, menyampaikan bahwa dapur umum akan memanfaatkan bangunan milik UPTD Pendidikan Kecamatan Ibu. Pengelolaannya dilakukan oleh Tagana Kabupaten Halbar, Kementerian Sosial, serta dibantu masyarakat setempat, dengan sistem distribusi makanan ke berbagai pos pengungsian.
Selain itu, pada tanggal yang sama, BNPB Kabupaten Halbar menerima bantuan logistik dari berbagai pihak, di antaranya PT Vpol Tirta Sejahtera, BWS Malut, Baznas Provinsi Maluku Utara, Dinas Kesehatan Halbar, Amrin Moid (mandiri), Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara, Dinas Kominfo Provinsi Maluku Utara, Bayangkari Polres Halbar, SDN 2 Halbar, serta Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita, dan GOW Kabupaten Halbar. Bantuan tersebut berupa bahan makanan, minuman, pakaian, hingga obat-obatan.
Sementara itu, BPBD Provinsi Maluku Utara turut membantu penanganan darurat dengan melakukan derek terhadap kendaraan warga yang hanyut di ruas jalan Desa Tongute Ternate dan sekitarnya. Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Halbar juga berperan menyediakan air bersih bagi pos pengungsian dan rumah-rumah warga terdampak.














Tinggalkan Balasan