Hukum & Kriminal

Sekcam Oba Diduga Ancam Bunuh Mahasiswi PPL karena Masalah Sepele

Serambi Timur Diterbitkan 04:09 WIT 1 menit membaca
Ukuran Teks:

TIDORE, SerambiTimur- Seorang mahasiswi program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di SMP Muhammadiyah 5 Kota Tidore Kepulauan (Tikep) diduga menerima ancaman serius dari seorang pejabat. Sekretaris Camat (Sekcam) Kecamatan Oba, yang merupakan ayah dari seorang siswa, dikabarkan mengancam akan memukul hingga membunuh mahasiswi bernama Julyana Tuahanus setelah insiden kecil dengan anaknya di sekolah.

Julyana, mahasiswa Institut Sains dan Teknologi (ISDIK) Kie Raha Ternate, menjelaskan bahwa dirinya tidak memiliki niat buruk saat menanyakan kondisi tangan siswa yang terlihat sering disembunyikan. “Saya hanya bertanya karena ingin tahu apakah ada masalah dengan tangannya. Ketika saya menanyakan itu, anak tersebut langsung tersinggung, menangis, dan pulang,” ungkap Julyana, Rabu (5/10/2024).

Tidak lama setelah insiden tersebut, Sekcam Oba dikabarkan mendatangi sekolah dan tempat tinggal Julyana, menebar ancaman dengan kata-kata yang mengintimidasi. “Ayah siswa itu datang ke sekolah dan ke tempat saya tinggal. Dia mengancam akan memukul bahkan membunuh saya jika saya masih berada di sekolah tempat PPL,” kata Julyana dengan suara bergetar.

Kasus ini tengah menarik perhatian publik, terutama mengenai sikap seorang pejabat yang seharusnya memberi teladan, namun justru berperilaku mengancam pada seorang mahasiswi.

Tinggalkan komentar