WEDA, SerambiTimur — Senja perlahan turun di Kota Weda, Kabupaten Halmahera Tengah, Jumat (13/3/2026). Di tengah suasana Ramadan yang hangat, kader-kader Partai NasDem berkumpul dalam satu semangat: berbagi dan memperkuat silaturahmi dengan masyarakat.
Hari itu, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Maluku Utara, Husni Bopeng, didampingi Sekretaris Wilayah Abd. Rahim Odeyani, serta jajaran pengurus wilayah terlihat begitu bersemangat. Turut hadir pula Ketua DPD NasDem Halmahera Tengah Munadi Kilkoda, Sekretaris DPD Lukman Esa dan Bappilu DPW NasDem Malut, Mulis Tapi-Tapi. melanjutkan rangkaian Safari Ramadan yang ketiga. Kali ini, rombongan DPW bertandang ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) NasDem Halmahera Tengah. 
Namun Safari Ramadan ini bukan sekadar agenda organisasi. Ia menjadi ruang berbagi, ruang silaturahmi, sekaligus penguatan hubungan antara partai dan masyarakat.
Berbagi di Bulan Ramadan
Salah satu rangkaian utama kegiatan tersebut adalah pembagian paket sembako kepada warga Kota Weda. Ratusan paket disalurkan langsung oleh para kader kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ketua DPD NasDem Halmahera Tengah, Munadi Kilkoda, mengatakan bahwa pembagian sembako merupakan bentuk kepedulian kader NasDem kepada masyarakat, terutama di bulan suci Ramadan.
“Ramadan adalah bulan berbagi. Kami ingin memastikan bahwa kehadiran NasDem benar-benar dirasakan masyarakat. Total ada sekitar 500 paket sembako yang sudah kami bagikan sejak awal Ramadan hingga kegiatan Safari Ramadan hari ini,” ujar Munadi.
Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini bukan sekadar program rutin, tetapi juga bagian dari komitmen kader NasDem untuk terus dekat dengan masyarakat.
“Seluruh sembako yang dibagikan merupakan hasil gotong royong kader. Ini menunjukkan bahwa semangat kebersamaan di NasDem sangat kuat,” tambahnya.
Gotong Royong Kader NasDem
Sekretaris Wilayah DPW NasDem Maluku Utara, Abd. Rahim Odeyani, menegaskan bahwa kegiatan Safari Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai kunjungan organisasi, tetapi juga sebagai momentum memperkuat solidaritas kader.
Ia menjelaskan bahwa seluruh paket sembako yang dibagikan merupakan hasil patungan dari jajaran Sekretaris Wilayah DPW NasDem serta Fraksi NasDem Halmahera Tengah.
“Ini adalah bentuk gotong royong kader NasDem. Kami ingin menunjukkan bahwa politik tidak selalu identik dengan kekuasaan, tetapi juga tentang kepedulian dan keberpihakan kepada masyarakat,” kata Rahim.
Ia juga mengapresiasi keterlibatan seluruh kader DPD NasDem Halteng yang turun langsung dalam proses penyaluran bantuan.
“Semua kader ikut terlibat. Dari pengurus hingga simpatisan. Inilah kekuatan NasDem: kerja kolektif dan kebersamaan,” ujarnya.
Pesan Ketua DPW NasDem Malut
Ketua DPW NasDem Maluku Utara, Husni Bopeng, dalam kesempatan tersebut menekankan bahwa Safari Ramadan merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan antara struktur partai dan masyarakat.
Menurutnya, Ramadan adalah momentum yang tepat untuk menumbuhkan semangat solidaritas dan kepedulian sosial.
“NasDem ingin selalu hadir di tengah masyarakat, bukan hanya saat momentum politik. Ramadan mengajarkan kita tentang empati, tentang berbagi, dan tentang memperkuat persaudaraan,” kata Husni.
Ia berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan di seluruh daerah di Maluku Utara.
“Partai politik harus menjadi bagian dari solusi bagi masyarakat. Ketika masyarakat membutuhkan, kita harus hadir bersama mereka,” ujarnya.
Buka Puasa dan Dialog Kader
Setelah pembagian sembako, kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama seluruh kader DPD NasDem Halmahera Tengah.
Suasana kekeluargaan terasa kental. Para pengurus DPW dan DPD duduk bersama, berbincang ringan, sekaligus mempererat hubungan antar kader.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan sesi tatap muka antara DPW NasDem Maluku Utara dan jajaran DPD NasDem Halmahera Tengah.
Dalam pertemuan tersebut, para pengurus membahas berbagai hal terkait penguatan organisasi, konsolidasi kader, serta strategi memperluas kerja-kerja politik NasDem di tingkat daerah.
Diskusi berlangsung terbuka. Para kader menyampaikan pandangan, masukan, hingga berbagai dinamika yang berkembang di masyarakat.
Safari Ramadan ini pun menjadi lebih dari sekadar agenda seremonial. Ia berubah menjadi ruang konsolidasi, ruang refleksi, sekaligus pengingat bahwa politik sejatinya harus selalu berakar pada kepentingan masyarakat.
Di Kota Weda malam itu, Ramadan tidak hanya dirayakan dengan ibadah dan buka puasa bersama. Ia juga dirayakan dengan kepedulian, kebersamaan, dan semangat berbagi.















Tinggalkan Balasan