HALTIM, SerambiTimur— Sebanyak 26 peserta, terdiri dari 8 ibu-ibu Majelis Taklim Babussalam dan 18 santri TPQ As Salasa, mengikuti acara Khatam Al-Qur’an yang digelar di Desa Lolobata, Kecamatan Wasile Tengah, Kabupaten Halmahera Timur, Senin (9/6/2025).
Acara ini diselenggarakan oleh Majelis Taklim Babussalam dan TPQ As Salasa dengan dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah setempat. Hadir dalam kegiatan ini Kepala Kantor Kemenag Haltim, Kepala Bidang Pendidikan Islam Kanwil Kemenag Maluku Utara H. Yamin Latif Tjokra, SHI, M.Pd., Camat Wasile Tengah, Danramil, Babinsa, Ketua Yayasan Pendidikan Islam Nahdhatul Wathan H. Salim Thaib, S.Ag., M.Si., para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan kepala desa sekitar.
Dalam sambutannya, Kepala Kemenag Haltim menyampaikan apresiasi atas semangat peserta, terutama ibu-ibu lanjut usia yang berhasil mengkhatamkan Al-Qur’an. “Ini adalah prestasi luar biasa yang menunjukkan ketekunan dalam mempelajari kitab suci. Semoga menjadi awal dari keberhasilan-keberhasilan lain di Halmahera Timur, Tanbirahi di Bumi Limabot Fay Fiye,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan mendorong pembinaan berkelanjutan melalui lembaga seperti Taman Seni Baca Quran (TASBAQ) maupun madrasah formal.
Sementara itu, Kabid Pendidikan Islam Kanwil Kemenag Malut, H. Yamin Latif Tjokra, mengajak pemerintah desa dan masyarakat untuk mendirikan lembaga pendidikan keagamaan seperti MI, MTs, atau MA. “Jika ada lahan yang bisa dihibahkan, kami akan mendukung penuh pendirian lembaga tersebut untuk membentengi generasi muda dari dampak perubahan zaman,” tegasnya.
Ketua panitia, Salim Thaib, menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi titik awal menuju pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Kabupaten yang direncanakan berlangsung di Lolobata.
Camat Wasile Tengah turut memberikan apresiasi dan dukungan atas kegiatan ini. “Saya bangga dan siap mendukung pembinaan baca tulis Al-Qur’an di wilayah ini,” katanya.
Kegiatan ditutup dengan tausiyah dari Ustadzah DR. Fahima Abdul Gani, dosen STAIN Ternate, yang mengungkapkan rasa bangganya terhadap para ibu lansia yang berhasil khatam Al-Qur’an di usia 60 hingga 80 tahun. “Tidak ada kata terlambat untuk belajar dan mengajarkan Al-Qur’an,” ujarnya, mengutip sabda Nabi Muhammad SAW.














Tinggalkan Balasan