TERNATE, SerambiTimur – Haji Robert mengungkapkan alasannya begitu peduli terhadap anak-anak penderita jantung bocor. Kepedulian itu tidak lepas dari pengalaman pahit yang dialaminya di masa lalu.
Ia bercerita, adiknya semasa kecil juga menderita penyakit jantung bocor. Namun, karena keterbatasan fasilitas kesehatan di kampung, nyawa adiknya tidak terselamatkan.
“Di kampung kami waktu itu tidak ada dokter, tidak ada fasilitas kesehatan yang memadai. Akhirnya adik saya meninggal. Sejak saat itu saya bertekad, bila ada anak-anak yang bernasib seperti itu, saya akan selalu membantu sebisanya,” kata Haji Robert, belum lama ini dengan nada haru.
Ia menegaskan, setiap anak memiliki hak yang sama untuk sehat, tumbuh, dan mengenyam pendidikan. Karena itu, dirinya berkomitmen untuk memastikan anak-anak penderita jantung bocor tidak kehilangan kesempatan hanya karena biaya atau akses kesehatan yang terbatas.














Tinggalkan Balasan