Menu

Mode Gelap

Sofifi · 21 Apr 2025 09:30 WIT ·

“Iuran Komite Dihapus, Maluku Utara Gratiskan SMA/SMK Negeri & Swasta”


 “Iuran Komite Dihapus, Maluku Utara Gratiskan SMA/SMK Negeri & Swasta” Perbesar

Sofifi, SerambiTimur- Selama bertahun-tahun, iuran komite di jenjang pendidikan menengah atas menjadi keluhan yang nyaring terdengar di tengah masyarakat Maluku Utara. Setiap bulan, orang tua siswa harus merogoh kocek antara Rp150.000 hingga Rp250.000 untuk membayar iuran tersebut—sebuah angka yang terasa berat bagi banyak keluarga, terutama di tengah tekanan ekonomi yang kian kompleks.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Utara tahun 2023 mengungkapkan kenyataan yang mengkhawatirkan: sekitar 21,62 persen penduduk usia 16 hingga 18 tahun di provinsi ini tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA atau sederajat. Alasan utamanya bukanlah kurangnya semangat belajar, melainkan beban biaya pendidikan yang dianggap terlalu tinggi.

Menjawab kegelisahan itu, Pemerintah Provinsi Maluku Utara akhirnya mengambil langkah besar dan progresif. Terhitung mulai April 2025, seluruh siswa SMA, SMK, dan SLB negeri dibebaskan dari kewajiban membayar iuran komite. Kebijakan ini menjadi bagian dari realisasi 100 Hari Kerja Gubernur Sherly Laos dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe, yang sejak awal masa jabatannya menaruh perhatian serius pada akses pendidikan yang adil dan merata.

Tak hanya berhenti pada sekolah negeri, Pemprov juga akan memperluas kebijakan ini ke sekolah swasta. Mulai tahun ajaran baru Juli 2025, siswa di SMA dan SMK swasta pun akan menikmati kebijakan serupa. Hal ini untuk memastikan bahwa tidak ada kesenjangan perlakuan antara siswa negeri dan swasta dalam hal akses pendidikan.

“Pendidikan harus menjadi hak, bukan beban. Kami ingin memastikan setiap anak Maluku Utara bisa menyelesaikan 12 tahun wajib belajar tanpa terkendala ekonomi,” tegas Gubernur Sherly Laos.

Kebijakan penghapusan iuran ini bukan sekadar soal anggaran, tapi lebih dari itu: ini adalah investasi untuk masa depan. Sebuah langkah penting untuk membangun Maluku Utara sebagai provinsi yang cerdas, inklusif, dan berkeadilan.

Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Rapat Tertutup KPK dan Pemprov Malut di Ternate, Akses Media Dibatasi  

11 Juni 2026 - 11:17 WIT

Walikota Luruskan Anggaran Setda: Bukan Anggaran Pribadi, Sisa Dana Kembali ke Kas Daerah

10 Juni 2026 - 11:16 WIT

Walikota Tidore: Dua Unit Mobil Bukan Beli Tunai, Dilanjutkan Kredit dan Baru Lunas Akhir 2025

10 Juni 2026 - 09:26 WIT

Penilaian PPD Tuntas, Malut Dorong Perencanaan Berbasis Hasil

4 Juni 2026 - 21:27 WIT

Diskriminasi Ala Gubernur Sherly Tjoanda: Empat Pejabat Dinonaktifkan Tanpa Kejelasan, Sementara yang Terlibat Kasus Korupsi Tetap Berkuasa

4 Juni 2026 - 19:49 WIT

Dugaan Perselingkuhan Risman Kembali Disorot, SEMMI Desak Gubernur Copot Kadis PUPR Malut

19 Mei 2026 - 16:19 WIT

Trending di Sofifi