TERNATE, SerambiTimur — Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara resmi menelusuri insiden ambruknya plafon terminal Bandara Sultan Babullah Ternate. Salah satu pihak yang sudah dipanggil untuk klarifikasi adalah bendahara Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) Sultan Babullah.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (16/9/2025) sekitar pukul 15.35 WIT di terminal penumpang. Kejadian sempat menimbulkan kepanikan di antara penumpang dan petugas bandara, meski beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka.
Direktur Reskrimsus Polda Malut, Kombes Pol Eddy Wahyu Sosilo, membenarkan langkah penyidikannya. “Benar, bendahara sudah dimintai klarifikasi soal kasus plafon gedung terminal Bandara Sultan Babullah,” ujarnya, Jumat (26/9/2025).
Berdasarkan informasi awal, ambruknya plafon diduga terkait penggunaan material baja ringan yang tidak sesuai spesifikasi sehingga tidak mampu menahan beban. Kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.
Eddy menambahkan, tim penyidik masih mendalami keterangan sejumlah pihak untuk memastikan adanya kelalaian atau indikasi penyimpangan dalam proyek pembangunan terminal tersebut.














Tinggalkan Balasan