TERNATE, SerambiTimur – Plaza Gamalama yang dibangun Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate sejak 2017 hingga 2021 dengan alokasi anggaran Rp92,5 miliar hingga kini belum juga diminati investor.
Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman, mengakui kondisi tersebut menjadi tantangan besar. “Hingga kini tidak ada investor yang berminat mengelola gedung ini. Apalagi bagian depan bangunan juga terdapat kerusakan,” ungkapnya, Senin (15/9/2025).
Pemkot sempat berupaya menurunkan harga lelang atau menyewakan per lantai sebagai alternatif, namun tetap saja tidak ada pihak ketiga yang mau mengambil alih.
Tauhid menambahkan, rencana mengubah fungsi gedung menjadi rumah sakit juga belum bisa dipastikan karena membutuhkan kajian panjang.
Sebagai langkah awal, Pemkot telah mengusulkan anggaran perbaikan sebesar Rp1,5 miliar dalam APBD Perubahan 2025. “Itu untuk memperbaiki fasilitas lain termasuk APC di bagian depan gedung yang rusak. Namun, anggarannya masih akan dicek kembali,” jelasnya.














Tinggalkan Balasan