Daerah

NHM Buka Diri untuk Evaluasi Pengelolaan Lingkungan Gosowong

Serambi Timur Diterbitkan 15:34 WIT 3 menit membaca
Ukuran Teks:

GOSOWONG, SerambiTimur— PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan pengelolaan lingkungan di area operasional Tambang Emas Gosowong.

Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui pelaksanaan Pra-Audit Lingkungan yang berlangsung pada 16–18 September 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari persiapan menuju pelaksanaan Audit Lingkungan berdasarkan arahan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Pra-audit dilakukan untuk melihat gambaran awal mengenai kondisi dan penerapan pengelolaan lingkungan di area operasional NHM. Pelaksanaannya mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 03 Tahun 2013 tentang Audit Lingkungan Hidup.

Kegiatan melibatkan tim auditor dan tenaga ahli dengan berbagai kompetensi. Tim tersebut terdiri atas Al Mudzni selaku Lead Auditor, Arie Dipareza Syafei sebagai Auditor Lingkungan, DWA Desa Warnana sebagai Tenaga Ahli Pertambangan, Wien Lestari sebagai Tenaga Ahli Hidrogeologi, Tyas Kumala Puteri sebagai Tenaga Ahli Kesehatan Masyarakat sekaligus Auditor Lingkungan Hidup, serta Umboro Lamsinto sebagai Tenaga Ahli Hidrologi dan Sipil Bendungan.

Sementara dari NHM, kegiatan dihadiri GM Geology, Resource, & Support Denny Lesmana, Manager HSE Widi Wijaya, serta jajaran Senior Leadership Team (SLT), baik secara langsung maupun daring.

Selama proses berlangsung, tim auditor melakukan verifikasi informasi dan dokumen terkait pengelolaan lingkungan. Tim juga melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah area operasional yang relevan.

Rangkaian tersebut dilakukan untuk memperoleh gambaran yang lebih menyeluruh sekaligus mengidentifikasi aspek-aspek yang perlu menjadi perhatian dalam menghadapi pelaksanaan Audit Lingkungan.

Lead Auditor Al Mudzni mengatakan, pra-audit merupakan bagian dari tahapan persiapan audit, terutama untuk memperkuat informasi yang dibutuhkan dalam penyusunan rencana Audit Lingkungan.

“Tujuan dari pra-audit ini adalah menguatkan informasi sebagai bagian dari rencana Audit. Melalui kegiatan ini, auditor dapat memperoleh gambaran awal yang diperlukan untuk penyusunan rencana audit selanjutnya,” ujar Al Mudzni.

Ia menjelaskan, Audit Lingkungan NHM nantinya akan melihat sejumlah aspek pengelolaan lingkungan. Hal tersebut mencakup efektivitas pengelolaan lingkungan, risiko dampak dan paparan, manajemen risiko lingkungan, komunikasi risiko, hingga upaya perbaikan dan peningkatan berkelanjutan.

Denny Lesmana menyambut proses evaluasi tersebut sebagai bagian dari upaya perusahaan melihat kembali penerapan pengelolaan lingkungan yang telah berjalan.

Ia mengatakan, NHM terbuka terhadap setiap masukan dan rekomendasi yang diberikan oleh tim auditor.

“Pra-audit tersebut menjadi kesempatan bagi kami untuk melihat kembali penerapan pengelolaan lingkungan yang telah berjalan sekaligus mendapatkan masukan dari tim auditor. Semua temuan awal, masukan atau rekomendasi yang telah disampaikan Tim Pra-Audit lingkungan ini akan menjadi bahan evaluasi penting bagi kami untuk mempersiapkan audit sesungguhnya nanti,” ungkap Denny.

Menurut Denny, pengelolaan lingkungan membutuhkan komitmen yang berkelanjutan dari seluruh pihak yang berada di area kerja.

Karena itu, NHM terus mendorong keterbukaan terhadap evaluasi dan masukan sebagai bagian dari proses perbaikan. Langkah tersebut diharapkan dapat memastikan penerapan pengelolaan lingkungan di lapangan tetap berjalan sesuai ketentuan dan regulasi yang berlaku.

Tinggalkan komentar