Daerah

Raih Nominasi Kota Terinovatif, Pemkot Tidore Targetkan 2027 Lebih Baik

Serambi Timur Diterbitkan 11:51 WIT 3 menit membaca
Ukuran Teks:

TIDORE, Serambitimur.id — Dua kali berturut‑turut masuk nominasi Kota Terinovatif nasional, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan kini segera menyiapkan skenario baru guna menargetkan Kompetisi Inovasi Nasional 2027. Wali Kota Muhammad Sinen langsung memanggil Tim Inovasi Daerah untuk merumuskan strategi tersebut.

Pasca ditetapkan sebagai nominator Kota Terinovatif 2026 oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Muhammad Sinen menggelar pertemuan santai bersama jajaran Tim Inovasi Daerah di pelataran Lantai II Kantor Wali Kota Tidore, Kamis (5/11/2026) siang. Langkah ini diambil agar pencapaian dua kali nominasi berturut‑turut bisa dijadikan modal untuk meraih hasil lebih baik pada ajaran tahun depan.

“Sudah dua kali kita lolos nominasi, jadi perlu menyiapkan skenario baru untuk tahun 2027,” ujar Muhammad Sinen saat berbincang bersama tim.

Pada kesempatan itu, ia menyampaikan rasa bangga sekaligus apresiasi kepada seluruh anggota tim. Menurutnya, pencapaian tersebut patut diapresiasi karena berhasil dipertahankan meskipun daerah memiliki keterbatasan fiskal.

“Mempertahankan prestasi itu sangat berat, apalagi dilakukan dalam masa sulit tanpa anggaran, tanpa amunisi, dan tanpa pencitraan. Kalian terbukti sukses memberikan yang terbaik untuk daerah,” ucapnya.

Muhammad Sinen menekankan bahwa komitmen serta loyalitas menjadi fondasi utama menumbuhkan budaya inovasi di daerah. Apabila nilai tersebut sudah tertanam kuat, berbagai tantangan baik yang datang dari luar maupun internal dapat dihadapi dengan teguh.

“Tantangan dan masalah itu tidak hanya datang dari luar, tetapi bisa juga dari dalam. Alhamdulillah, semua tantangan itu bisa kalian lewati dengan baik dan tetap tegak lurus,” tambahnya.

Ia berharap Tim Inovasi Daerah segera mematangkan strategi baru guna menghadapi Kompetisi Inovasi Nasional 2027 dan meyakini tim mampu kembali memberikan hasil terbaik bagi Kota Tidore Kepulauan.

Sementara itu, Kepala Bidang Riset dan Inovasi Daerah sekaligus Ketua Tim Teknis Inovasi Daerah, Ramli Saraha, membenarkan adanya arahan langsung dari Wali Kota untuk mempersiapkan ajang tahun depan. Ia menyampaikan bahwa arahan khusus tersebut berfokus pada kesiapan menyusun skenario baru menghadapi kompetisi nasional 2027.

“Kami ingat betul pada awal 2025 lalu, pasca dilantik sebagai kepala daerah, beliau memberi arahan dengan target masuk 10 besar nasional serta menerbitkan instruksi gerakan berinovasi. Alhamdulillah, target tersebut melampaui ekspektasi. Pada 2025, Tidore Kepulauan menjadi satu‑satunya kota di luar Pulau Jawa yang meraih Indeks Inovasi peringkat ke‑4 secara nasional,” jelas Ramli.

Untuk tahun 2026, Ramli menambahkan bahwa Kota Tidore Kepulauan telah menyelesaikan tahap pemaparan inovasi kepala daerah yang disampaikan oleh Wakil Wali Kota. Saat ini Pemkot Tidore masih menunggu proses validasi lapangan dari Tim Penilai Kemendagri.

“Setelah agenda pemaparan tersebut, kami langsung dipanggil menghadiri arahan khusus terkait skenario baru untuk lomba inovasi 2027,” terang Ramli.

Terkait detail instruksi khusus Wali Kota, Ramli menyatakan belum dapat mempublikasikannya karena masih dalam tahap pematangan internal.

“Yang pasti, komitmen Wali Kota dan Wakil Wali Kota adalah menjadikan inovasi di Tidore sebagai budaya yang berdampak nyata dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.

Tinggalkan komentar