Menu

Mode Gelap

Sofifi · 13 Jun 2025 04:24 WIT ·

RSUD Chasan Boesoerie Rugi Rp1,5 Miliar, Klaim BPJS Gagal Dibayar


 RSUD Chasan Boesoerie Rugi Rp1,5 Miliar, Klaim BPJS Gagal Dibayar Perbesar

TERNATE, SerambiTimur — Direktur RSUD Chasan Boesoerie Maluku Utara, Alwiyah Assagaf, memberikan klarifikasi usai rapat bersama Panitia Kerja (Panja) Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK DPRD Maluku Utara, Jumat (13/6/2025), menyusul temuan kerugian akibat klaim BPJS Kesehatan yang tidak terbayarkan senilai Rp1,5 miliar.

Alwiyah menjelaskan, rumah sakit telah melakukan pengajuan klaim secara rutin setiap tanggal 4, namun sejumlah klaim dinyatakan tidak layak oleh BPJS dan tidak dapat dikoreksi. Selain itu, terdapat klaim yang dipending dan berpotensi kadaluarsa karena melewati batas waktu enam bulan setelah pelayanan pasien.

“Kami sudah mengajukan klaim pending Desember 2024 dan Januari 2025. Tapi ada potensi kadaluarsa karena bisa saja dikembalikan lagi oleh BPJS,” ujar Alwiyah.

Ia juga menyoroti perubahan sistem BPJS sejak Februari 2024 yang tidak lagi mencantumkan alasan spesifik atas klaim pending. “Itu menyulitkan kami memperbaiki dokumen. Tapi dalam audiensi 6 Juni lalu, BPJS sepakat kembali mencantumkan alasan pending mulai bulan ini,” tambahnya.

Masalah juga muncul dari sisi internal rumah sakit, seperti keterlambatan pengisian status pasien oleh dokter karena keterbatasan tenaga medis. “Dokternya hanya satu, sehingga resume pasien terlambat ditulis,” katanya. Pihaknya juga telah menggelar rapat internal dengan para dokter DPJP untuk memperbaiki kepatuhan dan tata kelola klaim.

Ketua Panja LHP BPK DPRD Maluku Utara, Muksin Amrin, menegaskan bahwa persoalan ini bukan soal utang, tetapi kehilangan pendapatan yang berdampak pada menurunnya PAD. “Sudah saatnya ada pembenahan menyeluruh, agar 2025 tidak lagi terjadi kerugian serupa,” tegasnya.

Artikel ini telah dibaca 47 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Walikota Luruskan Anggaran Setda: Bukan Anggaran Pribadi, Sisa Dana Kembali ke Kas Daerah

10 Juni 2026 - 11:16 WIT

Walikota Tidore: Dua Unit Mobil Bukan Beli Tunai, Dilanjutkan Kredit dan Baru Lunas Akhir 2025

10 Juni 2026 - 09:26 WIT

Transparansi Harta Pejabat Dipertanyakan: Walikota Tidore Tersandung Mobil Mewah dan Pajak Mati

9 Juni 2026 - 22:29 WIT

Penilaian PPD Tuntas, Malut Dorong Perencanaan Berbasis Hasil

4 Juni 2026 - 21:27 WIT

Ternate Cetak Rekor WTP Selama 12 Tahun

4 Juni 2026 - 21:14 WIT

Diskriminasi Ala Gubernur Sherly Tjoanda: Empat Pejabat Dinonaktifkan Tanpa Kejelasan, Sementara yang Terlibat Kasus Korupsi Tetap Berkuasa

4 Juni 2026 - 19:49 WIT

Trending di Daerah