Menu

Mode Gelap

Daerah · 15 Sep 2025 20:24 WIT ·

DAK Dikbud Malut Diduga Bermasalah, Praktisi Hukum Ingatkan Gubernur


 Agus Salim R Tampilang Perbesar

Agus Salim R Tampilang

TERNATE, SerambiTimur – Pengelolaan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2025 senilai Rp48,871 miliar di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Maluku Utara kembali jadi sorotan. Praktisi hukum Agus Tampilang menuding adanya kejanggalan dalam pengadaan serta dugaan praktik korupsi.

Ia menyoroti peran Plt Kadikbud Abubakar Abdullah dan Plt Kepala BKD Zulkifli Bian dalam penunjukan PPK tunggal yang dinilai bermasalah.

“Saya sarankan gubernur hati-hati dengan dua orang ini. Kalau perlu, copot mereka, karena bisa menimbulkan masalah hukum besar,” ujar Agus.

Dari data yang diterimanya, terdapat sejumlah ketidaksesuaian, antara lain pengadaan mebel SMA/SMK senilai Rp2,5 miliar yang tidak jelas peruntukannya. Selain itu, daftar penerima DAK yang seharusnya 42 sekolah tidak sepenuhnya muncul dalam paket pengadaan yang diunggah.

“Ini sangat janggal. Ada indikasi permainan yang harus diawasi ketat,” tegasnya.

Agus menilai, skema semacam ini bisa menjadi “perangkap politik” yang pada akhirnya menyeret Gubernur Sherly Tjoanda. “Kalau gubernur tidak tahu, berarti ini dimainkan orang dekatnya. Kalau tahu, konsekuensi hukum bisa fatal,” tandasnya.

 

Artikel ini telah dibaca 84 kali

badge-check

Penulis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

GPM Desak Gubernur Sherly Copot Pejabat Terindikasi Korupsi, Soroti Kasus Tunjangan DPRD hingga Jejak Perkara AGK

8 Juli 2026 - 21:12 WIT

Sinergi Pemerintah dan Pemangku Kepentingan Wujudkan MBG yang Berkualitas di Tidore

8 Juli 2026 - 16:33 WIT

Format Surat Mundur Disiapkan BKD, Ada Apa di Balik Nonaktifnya Pejabat Malut?

7 Juli 2026 - 16:05 WIT

Temuan Rp1,16 Miliar di Proyek PUPR Malut, LPI: Jangan Hambat Program Gubernur

7 Juli 2026 - 15:53 WIT

Skandal Tunjangan Belum Tuntas: Kejati Didesak Tak Beri Ruang Perlindungan Bagi Pejabat Berkuasa

6 Juli 2026 - 13:34 WIT

Terperiksa Kasus Rp139 M, Zulkifli Bian Tetap Pimpin BKD Malut

5 Juli 2026 - 20:24 WIT

Trending di Daerah