TERNATE, SerambiTimur – Reses anggota DPRD Kota Ternate, Nurjaya Hi Ibrahim, di RT 19 Kelurahan Kalumata, Kecamatan Ternate Selatan, Minggu (14/9/2025), diwarnai curahan keluhan warga terkait persoalan infrastruktur dan sosial.
Warga mengadukan jalan yang rusak berat, kurangnya penerangan, serta drainase yang tidak berfungsi. Selain itu, mereka juga menyoroti minimnya fasilitas sosial, seperti seragam untuk majelis taklim, ketersediaan kursi untuk hajatan, rendahnya honor imam, hingga status tanah masjid yang belum terdaftar di pemerintah.
Nurjaya menegaskan, sejumlah persoalan telah ia dorong dalam pembahasan DPRD. “Jalan sudah kita tindaklanjuti lewat RDP dengan PUPR. Untuk penerangan, akan saya sampaikan ke Dishub. Sedangkan drainase, jika tahun ini belum terealisasi, saya masukkan dalam pokir 2026,” katanya.
Ia juga berkomitmen memberikan solusi langsung. “Seragam majelis taklim akan saya tanggung secara pribadi, kursi hajatan saya adakan, dan honor imam akan saya perjuangkan agar naik. Masjid juga segera diurus agar status tanahnya sah atas nama masjid,” tegasnya.
Reses ini, kata Nurjaya, menjadi bukti komitmennya mendengar dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Kalumata.














Tinggalkan Balasan