LABUHA, SerambiTimur – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Labuha terus mengoptimalkan program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Pada Selasa, 6 Januari 2026, Lapas Labuha melaksanakan Pembinaan Kemandirian Bidang Pertanian di area kebun dalam lapas sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIT hingga selesai tersebut diikuti oleh 19 orang narapidana, dengan pendampingan langsung dari petugas pemasyarakatan. Program ini sejalan dengan implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam mendorong kemandirian dan produktivitas warga binaan.
Dalam kegiatan tersebut, petugas memberikan arahan serta bimbingan teknis kepada narapidana terkait perawatan berbagai jenis tanaman, seperti pakcoy, selada, jagung, buncis, sawi, dan cabai. Warga binaan dilibatkan langsung dalam seluruh tahapan kerja pertanian.
Selain perawatan tanaman, para narapidana juga melakukan pembuatan bedengan, penyiraman, pemupukan, serta pemeliharaan tanaman guna meningkatkan kualitas dan hasil panen.
Kepala Lapas Kelas III Labuha, Jumadi, menyampaikan bahwa pembinaan ini bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan praktis yang dapat dimanfaatkan setelah mereka selesai menjalani masa pidana.
“Melalui pembinaan kemandirian bidang pertanian ini, kami berharap warga binaan memiliki keahlian yang berguna ketika kembali ke masyarakat, sehingga dapat hidup mandiri dan produktif,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, petugas juga melakukan pengecekan peralatan kerja untuk memastikan seluruh aktivitas berjalan aman dan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Pelaksanaan pembinaan dilaporkan berjalan lancar, aman, dan terkendali.
Ke depan, Lapas Kelas III Labuha akan terus melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala, pendokumentasian kegiatan harian, serta pemantauan tanaman hingga masa panen tiba.














Tinggalkan Balasan