HALSEL, Serambi Timur– Bakal Calon Wakil Gubernur Maluku Utara, Sahril Tahir, yang telah meninggalkan kampung halamannya sejak 1975, kembali menyapa keluarga besarnya di Desa Sabalei, Kecamatan Makean Barat, Halmahera Selatan.
Sahril, cucu dari Nenek Saida dan Kakek Dul, menyampaikan rasa terima kasih dan permintaan maaf karena hubungan keluarga sempat terputus akibat kepindahannya ke Malifut. “Selama ini saya dan Kuntu Daud satu kantor, tapi baru tahu kalau kami saudara,” ujar Sahril sambil bercanda.
Sahril mengakui bahwa selama mengabdi sebagai anggota DPRD, ia belum banyak berbuat untuk kampung halamannya karena keterbatasan wilayah pemilihan. Meski begitu, ia berjanji, jika terpilih sebagai Wakil Gubernur Maluku Utara bersama Aliong Mus, akan fokus pada pembangunan yang tertunda di wilayah Makean Pulau.
“Saya tidak bisa membawa apa-apa, selain darah saya dari Nenek Saida untuk kembali bersilaturahmi dengan keluarga besar,” tutup Sahril.
Anak cucu Kakek Dul pun berjanji mendukung penuh Sahril Tahir di Desa Malapat, Sabalei, sebagai wujud kebersamaan keluarga. “Kami berkomitmen memenangkan Sahril Tahir di Sabalei,” tegas mereka.
Kunjungan ini dilakukan Sahril bersama Hi Husen Kausaha, Hi Amran Mustari, Dr. Saiful Ahmad, dan Gufran Mahmud, dengan menyisir tujuh desa di Kecamatan Makean Barat.












Tinggalkan Balasan