TERNATE, SerambiTimur— Basri Salama kembali terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Maluku Utara periode 2025–2030 dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke-5 yang digelar di Daufa Center, Kelurahan Gamalama, Ternate Utara, Senin (17/6/2025).
Dalam sambutannya, Basri menyampaikan terima kasih atas kepercayaan dari 10 Ketua DPC kabupaten/kota se-Maluku Utara yang hadir dan secara bulat meminta dirinya memimpin Hanura satu periode lagi.
“Saya ucapkan terima kasih atas dukungan dan kepercayaan seluruh Ketua DPC,” ujarnya kepada wartawan.
Namun dalam kesempatan itu, Basri juga menyampaikan kritik terhadap Pemerintah Provinsi Maluku Utara, terutama terkait ketidakhadiran Gubernur Sherly Tjoanda dalam Musda tersebut.
“Saya paham mungkin beliau lelah atau ada kesibukan lain, tapi sebagai pembina politik di daerah, alangkah baiknya jika disampaikan secara resmi alasan ketidakhadiran itu,” tegasnya.
Menurutnya, komunikasi resmi penting sebagai bentuk penghargaan terhadap undangan yang dikirim secara formal.
Lebih lanjut, Basri menyampaikan beberapa kritik terhadap kinerja 100 hari pemerintahan Sherly–Sarbin. Kritik tersebut, katanya, bersifat membangun, bukan menyerang secara personal.
“Mulai dari sewa speed boat, renovasi kediaman, sampai aktivitas yang lebih sering di Jakarta ketimbang di daerah. Kepala daerah seharusnya lebih banyak berada di daerah untuk menyusun desain pembangunan yang ditawarkan ke pusat,” ujarnya.
Ia menegaskan, Hanura akan tetap menjadi mitra kritis pemerintah dan berharap Pemprov Malut lebih fokus dalam menjalankan pemerintahan ke depan.














Tinggalkan Balasan