TERNATE, SerambiTimur – Pemerintah Kota Ternate mulai mematangkan strategi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mengejar capaian lebih baik dalam Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik (PEKPPP) tahun 2026.
Memimpin rapat koordinasi persiapan PEKPPP di Kantor Bappelitbangda, Selasa (14/7), Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman menyampaikan optimisme untuk memperbaiki hasil evaluasi tahun ini. Ia menargetkan adanya peningkatan nilai dibanding capaian sebelumnya yang masih berada pada angka 2,7.
Tauhid menjelaskan, meski penilaian PEKPPP hanya berfokus pada 15 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) prioritas, upaya peningkatan kualitas pelayanan menjadi tanggung jawab seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Ternate.
“Saya minta semua OPD segera melengkapi bukti pendukung atau evidence base pelayanan. Kelengkapan data ini menjadi kunci utama dalam proses evaluasi,” tegas Tauhid.
Seluruh OPD diberikan waktu selama dua minggu untuk menyelesaikan dokumen pendukung, sebelum memasuki tahap pengunggahan yang dijadwalkan berlangsung pada 24–31 Agustus 2026.
Wali Kota mengakui capaian PEKPPP Kota Ternate saat ini masih perlu ditingkatkan. Namun, ia optimistis dengan persiapan yang lebih matang dan kerja bersama seluruh perangkat daerah, nilai evaluasi dapat mengalami peningkatan signifikan.
“Nilai kita memang belum tinggi, tapi saya yakin dengan persiapan matang, kita bisa melesat naik, bahkan menjadi yang terdepan di Maluku Utara,” ujarnya.
Menurut Tauhid, PEKPPP tidak hanya berkaitan dengan pencapaian angka penilaian, tetapi juga menjadi gambaran kualitas tata kelola pemerintahan. Karena itu, ia meminta seluruh OPD menjadikan momentum ini sebagai upaya memperbaiki sistem pelayanan, menghadirkan inovasi, serta memperkuat akuntabilitas kinerja.
Dengan kolaborasi seluruh perangkat daerah, Pemerintah Kota Ternate menargetkan pelayanan publik yang semakin cepat, transparan, dan mampu memberikan kepuasan lebih besar bagi masyarakat.















Tinggalkan Balasan