Ternate, SerambiTimur– Ketua DPD Partai NasDem Kota Ternate, Tauhid Soleman, dinilai mengganggu skema politik dalam kontestasi Pemilihan Gubernur Maluku Utara. Ketua Tim Pemenangan Benny Laos dan Sarbin Sehe, Ami, meminta Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem, yang dipimpin Prananda Surya Paloh, segera menanggapi tindakan Tauhid yang dianggap berseberangan dengan keputusan partai.
Ami menegaskan bahwa peralihan dukungan Tauhid Soleman kepada pasangan calon gubernur Muhammad Husain Alting Sjah dan Asrul Rasid Ichsan, berlawanan dengan arahan DPP yang mendukung Benny-Sarbin. Tindakan Tauhid dinilai membingungkan tim koalisi dan mengganggu sosialisasi di lapangan.
“Sikap Tauhid mendukung Husain Alting merugikan koalisi kami. Ini bertentangan dengan kesepakatan partai,” ujar Ami, Minggu (22/9/2024).
Ami juga meminta DPP memberikan sanksi tegas terhadap Tauhid untuk menjaga soliditas partai dan memastikan dukungan penuh bagi pasangan yang diusung. Ia menekankan pentingnya menjaga integritas koalisi untuk mencapai kemenangan dalam Pilkada mendatang.
“Pelanggaraan seperti ini harus ada konsekuensinya agar partai tetap solid,” tandasnya.
Situasi ini, lanjut Ami, memunculkan ketidakpastian di kalangan pengurus dan simpatisan, mengurangi semangat kerja tim. Anggota partai di daerah lain pun mulai menyuarakan desakan agar DPP segera mengambil tindakan.
“Kami butuh kepastian dari DPP agar bisa bergerak lebih solid,” tegas Ami.
Ia berharap keputusan cepat dari DPP dapat membawa partai kembali pada jalur yang benar demi memenangkan Pilkada.



















Tinggalkan Balasan