SOFIFI, SerambiTimur- Bakal calon Wakil Gubernur Maluku Utara, Sahril Thahir, menyatakan komitmennya terhadap pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Sofifi. Ia menilai, pemekaran ini penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi ibu kota provinsi.
Sebagai anggota DPRD Maluku Utara sejak 2014, Sahril mengungkapkan bahwa hingga kini masih ada penolakan terhadap pemekaran Kota Sofifi. “Pasal 9 UU Nomor 46 Tahun 1999 tentang pembentukan Provinsi Maluku Utara menyebutkan bahwa ibu kota provinsi berkedudukan di Sofifi. Ini harus diperjuangkan,” ujarnya, Minggu (15/09/2024).
Sahril menegaskan bahwa keraguan terhadap pemekaran Sofifi menunjukkan kurangnya keyakinan dalam memajukan ibu kota provinsi. “Saya bersama Pak Aliong memiliki komitmen penuh untuk memekarkan Sofifi. Kami akan berjuang hingga ke tingkat nasional dan menghadap langsung ke Pak Prabowo untuk meminta dukungan pemekaran,” tegasnya.
Sebagai Ketua DPD Gerindra Maluku Utara, Sahril menambahkan, “Yang lain mungkin tidak berani berkomitmen, tapi kami yakin memiliki peluang untuk mewujudkan hal ini.”



















Tinggalkan Balasan