Ternate, SerambiTimur – Sebanyak 36 petugas Satgas Sampah di Kecamatan Ternate Tengah, Kota Ternate, mendatangi Kantor Wali Kota Ternate pada Senin (5/8) untuk menuntut pembayaran gaji yang belum mereka terima. Mereka juga menyampaikan keluhan terkait hak-hak lain yang belum terpenuhi oleh Pemerintah Kota Ternate.
Ketua Satgas Sampah Kecamatan Ternate Tengah, Hamid Mondo, mengatakan bahwa kedatangan mereka bertujuan untuk meminta kepastian pembayaran gaji yang belum diterima selama dua bulan terakhir.
“Hak kami harus dibayar selama dua bulan karena ini adalah kebutuhan penting untuk keluarga kami di rumah,” ujar Hamid.
Selain gaji yang tertunda, Hamid juga mengungkapkan bahwa para petugas satgas harus menanggung biaya bahan bakar minyak (BBM) sendiri selama lima bulan, terhitung dari Januari hingga Mei. Biaya yang mereka keluarkan untuk membeli BBM ini belum diganti oleh pemerintah.
“Selama lima bulan itu, pemerintah tidak pernah menanggung biaya BBM kami,” tambahnya.
Selain itu, Hamid mengeluhkan kurangnya perhatian pemerintah terhadap kesehatan para petugas satgas yang bekerja di lingkungan berisiko tinggi. Hingga kini, mereka belum mendapatkan fasilitas BPJS Kesehatan, meskipun telah dijanjikan oleh pihak pemerintah.
“Sampai sekarang, kami belum punya kartu BPJS Kesehatan. Mereka hanya berjanji akan memberikan, tetapi sampai saat ini belum ada realisasinya. Bahkan tukang ojek saja mendapatkan BPJS Kesehatan, sedangkan kami tidak,” jelas Hamid dengan nada kecewa.
Hamid juga menyebutkan bahwa beberapa hari yang lalu, mereka telah bertemu dengan Camat Ternate Tengah untuk membicarakan masalah ini, tetapi tidak mendapat tanggapan positif. Pihak kecamatan justru mempersilakan para petugas untuk melakukan aksi demonstrasi.
“Ketika kami hendak ke Kantor Wali Kota, kami menerima telepon dari staf kecamatan dengan nada ancaman, ‘Kalau kalian aksi, kami akan tarik semua kaisar,’” katanya, menggambarkan situasi yang mereka hadapi.
Pemerintah Diminta Segera Bertindak
Para petugas satgas berharap agar Pemerintah Kota Ternate segera menanggapi dan menyelesaikan permasalahan ini. Mereka menegaskan bahwa hak-hak mereka, baik berupa gaji maupun fasilitas kesehatan, harus segera dipenuhi sesuai dengan janji yang diberikan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Kota Ternate belum memberikan pernyataan resmi terkait tuntutan para petugas satgas sampah. (**)













Tinggalkan Balasan